Hari Santri di Pemalang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Lingkungan

Wagub Jateng Taj Yasin dan Plt Bupati Nurkholes jadikan Hari Santri 2026 di Pemalang momentum ajak santri aktif jaga kebersihan dan peduli lingkungan.
PEMALANG, puskapik.com – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Pemalang menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mengajak santri membiasakan diri aktif menjaga kebersihan lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan Taj Yasin saat mengikuti kegiatan bersih-bersih dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Roudhatul Mubtadin, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Selasa 20 Oktober 2026.
Dalam kegiatan itu, Taj Yasin menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah secara tepat. Selain itu, ia menekankan perlunya membangun lingkungan pendidikan yang terbebas dari kekerasan maupun perundungan.
Baca Juga: Mahasiswa UPGRIS Laksanakan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dan sikap saling menghargai perlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, santri tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga mampu memberikan contoh positif bagi masyarakat.
Taj Yasin juga mengingatkan para santri agar memahami sejarah peringatan Hari Santri yang tidak terlepas dari perjuangan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satunya melalui Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari.
Semangat perjuangan tersebut, lanjutnya, perlu diteruskan oleh generasi santri melalui penguatan iman, akhlak, pendidikan, serta kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang Nurkholes menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur, termasuk akses jalan menuju pondok pesantren dan fasilitas pendidikan.
Menurutnya, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Pemalang juga memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan melalui sejumlah program. Di antaranya pemberian insentif bagi guru ngaji, perlindungan jaminan sosial bagi marbot, dan bantuan kendaraan operasional untuk pondok pesantren.
Baca Juga: RPL Program Unggulan UPS Tegal, Bukan Diskon Akademik
Nurkholes berharap peringatan Hari Santri menjadi momentum bagi para santri untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam mempersiapkan masa depan. Ia ingin santri Pemalang tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berakhlak, berpendidikan, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional.
Ia juga mengajak para santri untuk ikut memeriahkan karnaval peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Pemalang yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2026.
Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Pondok Pesantren Roudhatul Mubtadin tersebut turut diisi dengan penyerahan bantuan rehabilitasi pondok pesantren dari Baznas Provinsi Jawa Tengah serta bantuan sembako.
Selain itu, Puskesmas Mojo memberikan pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga di sekitar pondok pesantren.***



