Kantor PDAM Pemalang Kebakaran, Pelayanan Dipastikan Tetap Jalan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13.47
puskapik

Kantor PDAM Pemalang terbakar pada Minggu pagi. Meski bangunan terdampak, distribusi air bersih, layanan pelanggan, dan pengaduan dipastikan tetap berjalan normal.

PEMALANG, puskapik.com – Kebakaran melanda Kantor Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bojongbata, Pemalang, Minggu 26 Juli 2026, pagi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Kobaran api yang melalap atap kantor PDAM Pemalang itu berhasil dijinakkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemalang setelah satu jam penanganan.

Pantauan puskapik.com di lokasi menunjukkan kobaran api telah berhasil dipadamkan. Area yang terdampak kebakaran juga telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Baca Juga: Diduga Rem Blong, Truk Fuso Hantam Truk dan 3 Motor di Flyover Kretek Brebes, 5 Orang Terluka

Dugaan sementara kebakaran dipicu pembakaran sampah di lingkungan SMP Negeri 3 Pemalang. Api lalu merambat ke Kantor Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang, Budi Harsudiono Seto Aji, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan inventarisasi terhadap dampak kebakaran sekaligus mengambil langkah-langkah penanganan.

"Kami memastikan pelayanan distribusi air bersih, penanganan pengaduan, dan layanan pelanggan tetap berjalan," kata Budi kepada puskapik.com di TKP.

Baca Juga: Kapal Terbalik di Perairan Utara Tegal, 10 Selamat Dievakuasi dan 2 Masih Hilang

Sebagai langkah darurat, Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang akan menyiapkan ruang pelayanan sementara agar aktivitas pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

"Apabila terdapat penyesuaian pada pelayanan kantor, akan segera kami informasikan melalui kanal resmi Perumda Air Minum Tirta Mulia," jelas Budi.

Budi Harsudiono Seto Aji menegaskan pihaknya berkomitmen menangani dampak kebakaran secara cepat serta menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.

"Kami berkomitmen menangani kejadian ini secara cepat, transparan, dan profesional." tegas Budi.

"Perkembangan selanjutnya akan disampaikan berdasarkan informasi resmi yang dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya." imbuhnya. **

Artikel Terkait