Military Expo Pemalang Jadi Edukasi Pertahanan hingga Promosi UMKM

Military Expo Pemalang digelar selama enam hari untuk mengenalkan pertahanan TNI sekaligus mendorong ekonomi lokal melalui partisipasi 85 UMKM dan 50 PKL.
PEMALANG, puskapik.com – Kodim 0711/Pemalang menggelar Military Expo untuk memeriahkan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026. Berlangsung selama enam hari, kegiatan ini menghadirkan edukasi pertahanan sekaligus melibatkan puluhan pelaku usaha di Kabupaten Pemalang.
Kegiatan dibuka langsung oleh Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Edy Wibowo pada Selasa 13 Oktober 2026 malam. Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur", acara tersebut bakal berlangsung hingga 18 Oktober 2026.
Pembukaan acara dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait. Di antaranya Sekda Pemalang, Bagus Sutopo, Dansatradar 403/Tegal Letkol Lek Indra Febrian Nugraha, Kapolres Pemalang AKBP Anggaito Hadi Prabowo, serta Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang, Rina Idawani.
Baca Juga: KPK Beri Sejumlah Rekomendasi untuk Pemkot dan DPRD Kota Tegal
Military Expo tak hanya menjadi ajang pengenalan dunia pertahanan kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan hiburan dan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal. Sebanyak 85 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), stan instansi TNI, serta 50 pedagang kaki lima (PKL) turut meramaikan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Letkol Inf. Edy Wibowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Military Expo. Ia menilai antusiasme masyarakat menjadi gambaran eratnya hubungan antara TNI dan rakyat.
Baca Juga: Pemalang Libatkan ASN Jadi Agen Digitalisasi Perlindungan Sosial
Dandim menyebut tema HUT ke-81 TNI menegaskan bahwa kekuatan TNI tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Karena itu, TNI berkomitmen menjaga profesionalisme, memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen bangsa, serta membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.
“Melalui Military Expo ini, kami ingin memberikan edukasi dan hiburan kepada masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat persatuan, serta memperkenalkan lebih dekat tugas dan pengabdian TNI kepada masyarakat,” ungkap Dandim.
Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Pemalang, terutama generasi muda, untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengambil peran dalam membangun masa depan bangsa.
Dandim mengingatkan generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, perjudian online, dan berbagai perilaku negatif yang berpotensi merusak masa depan. Menurutnya, semangat kebangsaan perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, prestasi, karya nyata, dan gotong royong.
Pada kesempatan itu, ia turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang, Forkopimda, pelaku UMKM, panitia, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Military Expo 2026. Ia berharap seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pemalang yang diwakili Sekretaris Daerah Pemalang, Bagus Sutopo, menyampaikan, apresiasi atas penyelenggaraan Military Expo. Kegiatan tersebut dinilai dapat menjadi sarana edukasi pertahanan sekaligus mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.
Disampaikan bahwa TNI memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan negara dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain menjalankan tugas pertahanan, TNI juga berkontribusi di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Military Expo diharapkan dapat mendekatkan masyarakat dengan TNI, termasuk memberikan pemahaman mengenai persenjataan dan perlengkapan yang digunakan dalam menjalankan tugas pertahanan negara.
Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diharapkan memahami bahwa menjaga kedaulatan bangsa membutuhkan kesiapan, kedisiplinan, kemampuan, dan tanggung jawab.
Selain aspek edukasi, keterlibatan 85 UMKM dan 50 PKL menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Military Expo. Kehadiran para pelaku usaha tersebut membuka kesempatan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kepada pengunjung selama kegiatan berlangsung.
“Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas. Sinergi ini perlu terus diperkuat agar Kabupaten Pemalang menjadi daerah yang aman, damai, dan semakin maju, dengan masyarakat yang produktif serta memiliki semangat persatuan yang kuat,” ujarnya. **



