Opsgaktib Waspada Wira Keris 2026, Kendaraan Personel Kodim Pemalang Diperiksa

Subdenpom IV/1-2 Pekalongan menggelar Opsgaktib Waspada Wira Keris di Kodim Pemalang. Sebanyak 87 personel dan 73 kendaraan diperiksa.
PEMALANG, puskapik.com – Subdenpom IV/1-2 Pekalongan menggelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) Waspada Wira Keris TA 2026 di Kodim 0711/Pemalang untuk meningkatkan meningkatkan disiplin serta keselamatan berlalu lintas.
Operasi Penegakan Ketertiban tersebut digelar di Halaman Markas Kodim 0711/Pemalang, Selasa 1 September 2026. Sekitar 87 personel Kodim 0711/Pemalang mengikuti kegiatan pemeriksaan kendaraan itu.
Mewakili Dandim 0711/Pemalang, Kasdim Mayor Kav Agus Solihin, menyampaikan, pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut evaluasi pimpinan TNI AD terkait masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari hingga Juli 2026.
Ia meminta seluruh personel lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara dan tidak mengabaikan aturan lalu lintas.
Baca Juga: 7.515 Atlet Unjuk Gigi di Popda Jateng 2026, Ahmad Luthfi Titip Pesan Sportivitas
"Sebagai prajurit TNI kita harus menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam sikap maupun etika saat berkendara di jalan raya." tegas Mayor Kav Agus Solihin.
"Lengkapi surat-surat kendaraan, pastikan kondisi kendaraan layak digunakan, serta patuhi seluruh aturan lalu lintas. Jangan sampai terjadi pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi," lanjutnya.
Selain kelengkapan administrasi, personel juga diminta tidak mengambil risiko saat berkendara, terutama ketika sedang terburu-buru. Menurutnya, keselamatan harus ditempatkan di atas kecepatan untuk mencapai tujuan.
Dansubdenpom IV/1-2 Pekalongan Kapten Cpm Susanto menjelaskan, Opsgaktib Waspada Wira Keris TA 2026 merupakan pelaksanaan perintah komando atas. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah pencegahan untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas di lingkungan TNI AD.
Baca Juga: Harga Cabai Rawit Merah Melonjak, Pasar Pemalang Sepi Pembeli
Berdasarkan evaluasi Puspomad, lanjut dia, sepanjang Januari sampai Juli 2026 terdapat sekitar 61 kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anggota TNI AD. Dari kejadian tersebut, tercatat sebanyak 119 korban jiwa.
Meskipun mayoritas kasus tidak terjadi di wilayah Kodam IV/Diponegoro, tingginya angka tersebut tetap menjadi perhatian pimpinan TNI AD. Karena itu, kesadaran personel terhadap keselamatan berkendara dinilai perlu terus diperkuat.
Kapten Cpm Susanto kemudian mengingatkan lima hal yang menjadi penekanan dalam keselamatan berkendara.
Kelimanya yakni menggunakan helm secara benar, berdoa sebelum berkendara, tidak mengendarai kendaraan dengan kecepatan berlebihan, menjaga konsentrasi selama perjalanan, serta memeriksa kelengkapan surat dan kondisi kendaraan sebelum digunakan.
Baca Juga: Nasib Pujasera Kota Tegal, Puluhan PKL Pilih Hengkang Omzet Jualan Turun Drastis


