Slamet Ramudji: Santri Punya Peran Strategis Menuju Indonesia Emas

Wakil Ketua I DPRD Pemalang Slamet Ramudji menegaskan peran pesantren dalam membentuk karakter dan akhlak generasi bangsa serta mengapresiasi hibah mobil operasional untuk pondok pesantren.
PEMALANG, puskapik.com – Wakil Ketua I DPRD Pemalang, Slamet Ramudji, menegaskan pentingnya peran pondok pesantren dalam membangun karakter, memperkuat akhlak, serta menyiapkan generasi bangsa untuk menuju Indonesia Emas.
Hal itu diungkapkan saat menghadiri uoacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-alun Kabupaten Pemalang yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Kamis 22 Oktober 2026.
Menurut Slamet, pondok pesantren memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Tak hanya memberikan pendidikan keagamaan, namun juga membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai akhlak mulia bagi santri.
Baca Juga: 13 Ruas Jalan Bantarkawung Brebes Diperbaiki, 4 Ruas Rampung
Ia menilai, keberadaan pesantren menjadi bagian penting dalam membangun peradaban bangsa. Sebab, kemajuan Indonesia tidak cukup hanya ditopang oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga harus diimbangi dengan kekuatan moral dan mental generasi penerus.
“Kami memandang bahwa pondok pesantren adalah pilar utama bangsa ketika kita berbicara akhlak dan mental untuk membangun peradaban,” tutur legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Slamet Ramudji menambahkan, peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober juga menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa para ulama dan santri dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: Baznas Jateng Salurkan 3.001 Bantuan RTLH dan Jamban Senilai Rp 39,3 Miliar Sejak 2022
Menurutnya, semangat perjuangan para ulama dan santri perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan kecintaan terhadap Tanah Air tetap terjaga.
Pada kesempatan tersebut, Slamet Ramudji juga menyampaikan apresiasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, atas penyaluran hibah berupa mobil operasional untuk pondok pesantren berdasarkan usulan yang diajukan.
Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu menunjang aktivitas dan kebutuhan operasional pesantren dalam menjalankan fungsi pendidikan serta pembinaan karakter para santri.
Slamet menilai, perhatian terhadap ponpes perlu terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat agar pesantren semakin optimal dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki semangat kebangsaan.
Ia berharap momentum Hari Santri Nasional 2026 tidak sekadar menjadi peringatan tahunan, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan santri sebagai bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas. ** ADV



