Usai Diperiksa di Mapolres, Sekda hingga Istri Bupati Pemalang Dibawa ke KPK

Rabu, 29 Juli 2026 | 15.21 WIB
puskapik

Sejumlah pejabat Pemkab Pemalang diberangkatkan ke Gedung Merah Putih KPK usai diperiksa. OTT Bupati Anom terkait dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan.

PEMALANG, puskapik.com – Setelah melalui serangkaian proses pemeriksaan di Mapolres Pemalang, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pemalang akhirnya diangkut ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Rabu 29 Juli 2026, siang.

Pejabat pemerintah maupun pihak-pihak swasta yang diperiksa oleh lembaga antirasuah itu berangkat ke Gedung Merah Putih di Jalan Kuningan Persada No.Kav. 4, RT.1/RW.6, Guntur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan menggunakan bus.

Rombongan diangkut dari Mapolres Pemalang sekitar pukul 13.20 WIB. Seturun dari Ruang Tribrata dan Ruang PPKO Mapolres Pemalang yang menjadi tempat pemeriksaan, mereka langsung bergegas masuk ke dalam bus.

Baca Juga: KPK Amankan 21 Orang dan Uang Miliaran dalam OTT Bupati Pemalang

Pantauan puskapik.com, pejabat maupun pihak swasta yang diangkut ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta di antaranya :

1. Sekretaris Daerah Pemalang, Bagus Sutopo

2. Istri Bupati sekaligus Ketua TP PKK Pemalang, Noor Faizah Maenofie

3. Camat Pemalang, Prasetyo Widyatmoko

4. Orang kepercayaan Bupati, Haris Jayantaka

5. Kepala DPUPR Pemalang, Joko Tri Asmoro

6. Ajudan Ketua TP PKK, Fera

7. Kabag Umum Setda Pemalang, Eko Daryanto

Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Baca Juga: KPK Periksa Saksi Terkait OTT Bupati Anom Widiyantoro di Mapolres Pemalang

"Benar, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap para terduga pelaku tindak pidana korupsi," terangnya via pesan WhatsApp, Rabu 29 Juli 2026.

Budi Prasetyo menjelaskan, dari rangkaian operasi tersebut, tim KPK mengamankan total 21 orang yang tersebar di tiga daerah.

"Dimana dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, Tim mengamankan sejumlah 21 orang. Yakni 5 orang diamankan di Jakarta, 15 orang di Pemalang, dan 1 orang di Purworejo," tuturnya.

Dari lima orang yang diamankan di Jakarta, salah satunya adalah Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Seluruhnya kini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Sementara itu, enam orang yang diamankan di Pemalang dan satu orang yang diamankan di Purworejo tengah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Selain itu, 6 orang yang diamankan di Pemalang, dan 1 orang yang diamankan di Purowrejo, saat ini sedang perjalanan menuju KPK, untuk kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Selain mengamankan para pihak, tim penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai lebih dari Rp2 miliar.

"Selain mengamankan sejumlah 21 orang tersebut, Tim juga mengamankan barang bukti diantaranya uang tunai dengan nilai lebih dari Rp 2 miliar," ungkap Budi Prasetyo.

KPK menyebut operasi tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Bupati Pemalang.

Dugaan perkara tidak hanya terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, tetapi juga dugaan praktik jual beli jabatan.

Artikel Terkait