Ada "Mick Jager" dan "Angus" di Momen Hari Raya Idul Adha Warga Huntara Tegal

Rabu, 27 Mei 2026 | 12.30 WIB
Hari Raya Idul Adha di Huntara Tegal
Hari Raya Idul Adha di Huntara Tegal

Dua sapi kurban banmas Presiden Prabowo yang diberi nama Mick Jager dan sapi jenis Angus, bantuan Gubernur Ahmad Luthfi diberikan kepada warga Huntara di Desa Capar, Jatinegara, Kabupaten Tegal

SLAWI, puskapik.com - Kumandang takbir Idul Adha bergema dari toa masjid hunian sementara (huntara) di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Rabu 27 Mei 2026.

Ratusan kaum muslimin penghuni huntara yang merupakan warga Desa Padasari korban tanah bergerak berkumpul di masjid setempat.

Sejak pukul 05.30 WIB warga huntara sudah bersiap diri menunaikan ibadah Sholat Idul Adha.

Baca Juga: Bulog Tegal Genjot Distribusi Minyakita, Antisipasi Lonjakan Kebutuhan

"Alhamdulillah kami masih bisa menunaikan ibadah Idul Adha, meski suasananya berbeda dengan tahun lalu,"kata Sairah, warga Huntara sebelum ikut sholat Idul Adha.

Sairah mengaku tetap bersyukur dan merasakan kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha ini meski tinggal di huntara.

"Rasanya gimana ya, tetap bahagia bersyukur masih bersama tetangga sholat Idul Adha berjamaah. Kalo mengenang kejadian musibah di desa kami ya bersedih, tapi ya mau bagaimana lagi,"ujar Sairah kepada puskapik.com.

Ya, apa yang disampaikan Sairah dirasakan warga lain. Akrom, 65 tahun mengungkapkan, keberadaan huntara sangat membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.

"Alhamdulillah, saya sebelumnya tinggal di rumah kerabat,"kata Akrom yang baru tinggal sekitar satu bulan masuk hunian tahap dua

Sementara itu, pelaksanaan Idul Adha di Huntara dihadiri Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama dengan Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Ahmad Kholid dan Sekda Kabupaten Tegal Amir Makhmud.

Selepas sholat Idul Adha dilakukan penyembelian dua sapi kurban bantuan masyarakat (banmas) Presiden Prabowo yang diberi nama Mick Jager dan sapi jenis Angus, bantuan Gubernur Ahmad Luthfi.

Sapi kurban banmas Presiden Prabowo seberat 1 ton lebih, sementara bantuan sapi jenis Angus dari Gubernur Ahmad Luthfi seberat 960 Kg.

Dalam kesempatan ini, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengungkapkan, pada momen Idul Adha tahun 2026 ini, Kabupaten Tegal kembali menerima bantuan satu ekor sapi dari Presiden.

Selain itu, bantuan satu ekor sapi juga diberikan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Kedua sapi tersebut ditempatkan di Huntara korban tanah bergerak Desa Padasari.

Menurut Ischak, dipilihnya lokasi tersebut agar masyarakat di Huntara ikut merasakan kemeriahan Hari Raya Idul Adha.

Baca Juga: Masjid Agung Kota Tegal Sembelih 8 Sapi dan 28 Kambing, Salurkan 2.500 Paket Daging

Bupati Ischak menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden dan Gubernur Jateng yang sudah memberi bantuan sapi kurban untuk warga di Huntara.

Merasakan Kemeriahan Idul Adha

"Menurut informasi yang saya terima, berat sapi dari Presiden mencapai 1 ton 7 kilogram. Sedangkan sapi dari Pak Gubernur juga kurang lebih sama. Alhamdulilah di Huntara ini ada 3 ekor sapi dan 12 kambing untuk kurban. Ya harapannya warga bisa ikut merasakan kemeriahan Idul Adha," ungkap Bupati Ischak.

Dikatakan Bupati Ischak, sapi kurban Presiden berasal dari peternak penggemukan lokal asal Pangkah Kabupaten Tegal.

Hal itu sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membeli sapi kurban di peternak lokal daerah masing-masing.

Tujuannya untuk membangkitkan perekonomian masyarakat.

"Sapi kurban dari presiden namanya Mick Jagger. Asli dari peternak lokal asal Dukuh Pesawahan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal," kata Bupati Ischak.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi mengajak warga tetap bersyukur meski berada dalam situasi sulit akibat bencana tanah gerak yang memaksa mereka tinggal di hunian sementara.

“Hari ini kami lihat semua wajahnya cerah, tidak ada yang kusut. Oleh karena itu, saya sebagai gubernur mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha 2026. Semoga seluruh ibadah kita diterima Allah SWT dan mohon maaf lahir dan batin,” kata Ahmad Luthfi.

Ahmad Luthfi menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat terdampak bencana berjuang sendiri.

Menurut Gubernur Luthfi, kehadiran pemerintah di tengah warga huntara menjadi bentuk nyata negara hadir dalam situasi sulit.

“Kita masih diberikan nikmat oleh Allah SWT pada saat situasi yang serba sulit, itu akan lebih nikmat. Segala kekurangan dan apa yang diberikan saat ini adalah sesuatu yang tetap harus kita syukuri. Percayalah, Bapak Ibu sekalian tidak akan ditinggalkan atau ditelantarkan oleh negara,”tandasnya.***

Artikel Terkait