BPKAD Kabupaten Tegal Perkuat Inovasi Daerah Melalui Digitalisasi Sistem Kerja Sejak Tahun 2025

BPKAD Kabupaten Tegal terus memperkuat transformasi digital melalui berbagai inovasi aplikasi untuk mendukung pengelolaan keuangan daerah yang transparan.
SLAWI, puskapik.com – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tegal mengikuti kegiatan asistensi inovasi daerah yang diselenggarakan bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Tegal pada Senin 15 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen BPKAD terhadap pengembangan inovasi digital sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Dalam kegiatan asistensi tersebut, Kepala BPKAD Kabupaten Tegal, Bangun Nuraharjo, menegaskan bahwa digitalisasi menjadi salah satu kebijakan strategis yang terus didorong sejak tahun 2025.
Baca Juga: MBG Dihentikan Sementara, Harga Cabai dan Bawang di Pasar Slawi Menurun
Berbagai aplikasi dan sistem informasi telah dikembangkan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses administrasi, serta mendukung pengelolaan keuangan dan aset daerah yang lebih modern.
Menurut Bangun Nuraharjo, inovasi digital yang dibangun BPKAD tidak hanya bertujuan mengubah proses manual menjadi elektronik, tetapi juga menciptakan sistem kerja yang lebih terintegrasi, efisien, dan mudah dipantau oleh seluruh pemangku kepentingan.
“Transformasi digital merupakan kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan tata kelola pemerintahan yang semakin kompleks. Sejak tahun 2025 kami terus mengembangkan berbagai aplikasi yang mendukung pelayanan publik, pengelolaan keuangan daerah, serta pengendalian administrasi secara lebih cepat, tepat, dan akuntabel,” ungkapnya.
Sejumlah inovasi digital yang menjadi unggulan BPKAD Kabupaten Tegal antara lain:
e-PPID (Elektronik PPID)
Layanan digital yang memudahkan masyarakat dalam mengajukan permintaan informasi publik secara online sehingga akses informasi menjadi lebih cepat, transparan, dan mudah dijangkau.
Hi Bosque (Hibah, Bantuan Sosial, Bantuan Keuangan)
Aplikasi yang digunakan untuk pengendalian dan monitoring proses pengajuan hibah, bantuan sosial, dan bantuan keuangan sehingga proses pengelolaan bantuan menjadi lebih tertib dan terpantau.
Signature Budgetting (Sistem Informasi Government Tanda Tangan Elektronik)
Sistem penandatanganan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) secara elektronik yang mempercepat proses administrasi dan mendukung penerapan paperless office.


