MBG Dihentikan Sementara, Harga Cabai dan Bawang di Pasar Slawi Menurun

Rabu, 24 Juni 2026 | 11.41
Cabai di Pasar Trayeman, Kabupaten Tegal
Cabai di Pasar Trayeman, Kabupaten Tegal

Harga bahan pokok di Pasar Trayeman Tegal turun akibat menurunnya permintaan pasca Lebaran, berakhirnya musim hajatan, serta liburnya program MBG di setemapt.

SLAWI, puskapik.com - Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Trayeman, Kabupaten Tegal, mulai mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir.

Komoditas yang mengalami penurunan di antaranya cabai merah, cabai hijau, dan bawang merah yang sebelumnya sempat tinggi saat momen Lebaran dan musim hajatan.

Salah seorang pedagang di Pasar Trayeman, Tiah, mengatakan harga cabai merah yang sebelumnya mencapai sekitar Rp60 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Baca Juga: Harga Sayur di Pasar Pemalang Diombang-ambing MBG, Pedagang Kecil Terhimpit

Sementara cabai hijau yang sebelumnya berada di kisaran Rp25 ribu per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp15 ribu per kilogram.

"Sekarang banyak yang turun. Cabai merah yang tadinya sekitar Rp60 ribu per kilo sekarang jadi Rp40 ribu. Cabai hijau juga turun, dari sekitar Rp25 ribu jadi Rp15 ribu per kilo," ujar Tiah saat ditemui di Pasar Trayeman.

Menurutnya, penurunan harga terjadi karena permintaan pasar tidak setinggi saat musim hajatan dan Lebaran.

Selain itu, liburnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dinilai ikut memengaruhi perputaran kebutuhan bahan pangan di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Harga Telur di Pasar Pemalang Turun Usai MBG Mandeg Selama Libur Sekolah

"Dulu pas ramai hajatan sama Lebaran permintaan banyak. Sekarang sudah berkurang, jadi beberapa harga ikut turun," katanya.

Selain cabai, bawang merah juga mengalami penurunan harga dari sekitar Rp50 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Berbeda dengan bawang merah, harga bawang putih justru mengalami kenaikan dari sekitar Rp28 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Meski demikian, pedagang mengaku kondisi setiap lapak berbeda-beda. Ada yang merasakan dampak berkurangnya permintaan, namun ada juga yang menilai perubahan harga lebih dipengaruhi kondisi pasar dan pasokan barang yang masuk.

Artikel Terkait