Cokorun di Slawi, Lari Cepat di Malam Bulan Puasa, Kapolres Tegal Perlombakan Jarak 100 Meter

Sabtu, 7 Maret 2026 | 16.53
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo  bersiap lari cokorun bersama siswa  di Alun-Alun Hanggawana Slawi, Kabupaten Tegal, Jumat malam (7/3/2025). (Dok)
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo bersiap lari cokorun bersama siswa di Alun-Alun Hanggawana Slawi, Kabupaten Tegal, Jumat malam (7/3/2025). (Dok)

Kapolres Tegal gelar lomba cokorun 100 meter di Alun-alun Slawi. Ratusan pelajar meramaikan tren lari tanpa alas kaki yang kini populer di malam Ramadan.

SLAWI, puskapik.com - Trend lari cepat tanpa alas kaki atau cokorun yang digelar malam hari selama bulan suci Ramadan ramai di wilayah Slawi, Kabupaten Tegal.

Melihat antusiasme anak muda dalam kegiatan tersebut, Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo berinisiatif menggelar Cokorun Sehat Bersama Polres Tegal di Alun-alun Hanggawana Slawi, Jumat malam 6 Maret 2026 pukul 22.00 WIB.

Alun-alun Hanggawana Slawi yang biasanya lenggang, berubah menjadi ramai. Ratusan pelajar berkumpul di lintasan sederhana yang dibuat di tengah keramaian warga.

Baca Juga: Perahu Nelayan di Rowosari Hanyut Terbawa Arus Sungai Kutho

Sorak-sorai penonton pecah setiap kali pelari melesat cepat menembus garis finis. Cokorun Sehat Bersama Polres Tegal tersebut, diperlomba dengan jarak 100 meter tanpa alas kaki.

Sebanyak 48 pelajar ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka terbagi dalam enam kategori berdasarkan berat badan serta satu kelas khusus perempuan.

Sebelum lomba dimulai, suasana semakin meriah ketika Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo turun langsung ke lintasan untuk laga ekshibisi melawan salah satu pelajar peserta.

Dengan telanjang kaki, Kapolres mencoba merasakan langsung sensasi berlari cepat di lintasan malam Alun-alun Slawi.

Ia didampingi sejumlah pejabat utama Polres Tegal, di antaranya Wakapolres Kompol M. Iskandarsyah, Kasat Reskrim AKP Luis Beltran Krisnandhita Marissing, serta Kasat Binmas AKP Achmad Husni Imawan.

Sorakan penonton semakin ramai ketika para pelari berlari sekuat tenaga di lintasan pendek itu. Meski hanya 100 meter, adrenalin para peserta terlihat memuncak setiap kali aba-aba start diberikan.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait