Curiga Bau Menyengat, Warga Desa Sidakaton Tegal Temukan Pria Paruh Baya Meninggal di Dalam Sumur Rumah

Warga Sidakaton, Dukuhturi, geger setelah pria 47 tahun ditemukan meninggal di dalam sumur rumahnya. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan.
SLAWI, puskapik.com – Warga Desa Sidakaton RT 001 RW 012, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal mendadak geger. Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di dalam sumur rumahnya, Minggu 24 Mei 2026 sekitar pukul 11.30 WIB.
Korban diketahui bernama Efendi (47), seorang buruh harian lepas yang selama ini tinggal seorang diri.
Peristiwa ini pertama kali terungkap saat tetangga sekitar mencium bau menyengat dari arah rumah korban. Curiga dengan aroma tersebut, warga bersama-sama mencari sumber bau hingga akhirnya mendapati korban sudah tak bernyawa di dalam sumur.
Baca Juga: PP IPPAT Jateng Perkuat Pondasi Organisasi dan Dorong Kepastian Hukum di Era Digitalisasi Pertanahan
Mendapat laporan warga, personel Polsek Dukuhturi bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tegal langsung bergerak cepat ke lokasi.
Proses evakuasi berjalan dramatis karena kondisi sumur yang sempit. Petugas kepolisian dibantu tim gabungan dari PMI, BPBD, dan tenaga kesehatan Puskesmas Kupu akhirnya berhasil mengangkat jasad korban.
Kapolsek Dukuhturi, Iptu Ahmad Joni menyatakan, setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSI PKU Muhammadiyah Singkil, Adiwerna untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Car Free Night Kota Tegal Dihapus, DPR RI Turun Tangan Selesaikan Polemik
"Setelah dilakukan pemeriksaan medis di RSI PKU Muhammadiyah Singkil Adiwerna, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban," kata Ahmad Joni.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan tetangga, korban memang hidup sebatang kara dan memiliki riwayat gangguan jiwa.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan memilih langsung memakamkan jenazah korban.
Mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dengan memperkuat lewat surat pernyataan resmi. Selain melakukan olah TKP, jajaran Polsek Dukuhturi juga ikut mengawal prosesi pemakaman hingga selesai guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. **


