Geger, Monyet Berkeliaran di Komplek Perkantoran Pemkab Tegal, Ada Pertanda Apa?

Monyet liar berkeliaran di kompleks perkantoran Pemkab Tegal selama dua bulan terakhir hingga masuk gedung DPRD dan membuat pegawai resah.
SLAWI, puskapik.com - Beberapa bulan ini, para pegawai di lingkungan perkantoran Pemkab Tegal digegerkan dengan penampakan monyet. Monyet berwarna coklat dengan ekor panjang itu, sudah berani masuk di gedung DPRD Kabupaten Tegal.
Monyet yang berukuran cukup besar itu, berkeliaran di komplek perkantoran Pemkab Tegal sejak dua bulan lalu.
Monyet biasanya menetap di pohon-pohon sekitar komplek gedung DPRD Kabupaten Tegal.
Baca Juga: Bupati Ischak Ajak Semua Elemen Jaga Kondusivitas
Bahkan, monyet itu sudah masuk ke ruang gedung melalui atap gedung. Kendati tidak mengambil barang-barang di gedung DPRD, namun keberadaan monyet liar tersebut membuat resah.
Kondisi itu telah dilaporkan ke Bagian Damkar Satpol PP Kabupaten Tegal dan BPBD Kabupaten Tegal.
Namun, hingga kini monyet masih belum bisa dijinakan. Bahkan, pagi ini monyet berkeliaran di Gedung C Setda Tegal.
"Sudah lama berkeliaran di komplek Pemkab Tegal. Biasanya, kalau turun untuk mencari makan," kata pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Tegal, Adi, Rabu 21 Oktober 2026.
Baca Juga: Krisis Air Bersih di Prupuk Selatan Tegal, Pemkab Salurkan Bantuan ke Enam Wilayah
Ia mengaku resah dengan keberadaan monyet tersebut. Namun, sejauh ini monyet tidak mengambil barang apa pun. Saat masuk ruangan, monyet biasanya mencari makan. Jika telah diberikan makan, monyet itu akan pergi.
"Sudah dari Satpol PP dan BPBD untuk menangkap monyet itu. Tapi, monyetnya sangat lincah jadi sulit ditangkap," ujar Adi.
Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Agus Sukoco mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan lisan dari sejumlah pegawai di lingkungan Pemkab Tegal tentang keberadaan monyet liar. Namun demikian, Satpol PP belum melakukan upaya untuk menangkap monyet itu.
Menurut situs Intisari, banyak pertanda yang ada di alam ini berguna bagi manusia dalam mempengaruhi kehidupan sehari-hari.
Termasuk pertanda dari binatang-binatang, misalnya bila binatang tertentu masuk ke dalam rumah kita. Bila monyet memasuki rumah, ini pertanda menurut Kitab Primbon Betaljemur Adammakna.
Jika halaman tempat tinggal suatu ketika didatangi seekor monyet, maka hal tersebut merupakan pertanda baik sebab pemilik rumah akan mendapatkan pangkat/jabatan dalam karier.
Agar hal tersebut cepat terwujud, maka rajin-rajinlah bersedekah buah-buahan dan uang secukupnya kepada fakir miskin.
Jika tida rajin bersedekah makanan, akan mendapatkan kesulitan dalam karier.
Boleh saja tidak percaya akan hal tersebut di atas, tetapi anggap saja itu sebagai tambahan pengetahuan untuk melestarikan kebudayaan leluhur agar tidak punah sebagai jati diri bangsa. **



