
Aspal Amblas dalam Sepekan, DPRD Kota Tegal Minta Proyek Dievaluasi
Komisi III DPRD Kota Tegal menyoroti kualitas aspal dan minimnya transparansi proyek DPUPR. Sejumlah titik pekerjaan disidak dan diminta dievaluasi.

Komisi III DPRD Kota Tegal menyoroti kualitas aspal dan minimnya transparansi proyek DPUPR. Sejumlah titik pekerjaan disidak dan diminta dievaluasi.

RSUD Kardinah Tegal kehilangan potensi klaim BPJS Rp11,72 miliar. Komisi II DPRD meminta aturan pembiayaan dievaluasi agar pelayanan kesehatan tidak terganggu.

DPRD Kota Tegal memverifikasi lahan pertanian di 12 kelurahan untuk mengejar target 215 hektare LP2B dan menemukan lahan produktif belum masuk LBS.

Sejumlah SD Negeri di Kabupaten Tegal minim siswa pada tahun ajaran 2026/2027. DPRD mendorong peningkatan kualitas, fasilitas, dan inovasi agar mampu bersaing.

Komisi II DPRD Kota Tegal mendorong pembenahan validasi DTSEN dengan memperkuat peran operator kelurahan agar data bansos lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.

Komisi III DPRD Kabupaten Tegal mendesak DPUPR mempercepat belanja modal. Hingga pertengahan 2026, serapan anggaran baru 9,2 persen dari total Rp217,9 miliar.

Pengurus DPC PKB Kabupaten Tegal periode 2026–2031 resmi dilantik. PKB menargetkan meraih 21 kursi DPRD pada Pemilu mendatang usai kini mengantongi 17 kursi.

DPRD Kota Tegal menyoroti 998 temuan BPK periode 2005–2025. Sebanyak 983 temuan telah ditindaklanjuti, sementara 15 sisanya masih dalam proses penyelesaian.

PAN Kota Tegal memperkuat konsolidasi melalui Rakerda dan pelantikan relawan. Partai menargetkan meraih empat kursi DPRD dengan mengoptimalkan kerja kader dan relawan.

Fraksi Golkar dan PKS DPRD Kota Tegal mendesak Pemkot lebih selektif menerbitkan izin hiburan malam menyusul polemik Helen's Night Mart di tengah permukiman.