Lestarikan Budaya , Ratusan Pelajar Tegal Adu Lomba Estafet Egrang dan Gobak Sodor

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman membuka Festival Permainan Tradisional dengan menjajal egrang, sekaligus mengajak generasi muda melestarikan budaya lokal.
SLAWI, puskapik.com- Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengapresiasi kegiatan Festival Permainan Tradisional yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dewan Kebudayaaan Daerah Kabupaten Tegal dan Dewan Kesenian Kabupaten Tegal.
Dalam acara itu diadakan lomba estafet egrang untuk murid SD/ MI dan SMP/ MTs dan lomba gobak sodor bagi murid SMA/ SMK.
"Ini menjadi ikhtiar Pemerintah Kabupaten Tegal untuk merawat tradisi budaya permainan tradisional, sekaligus mengenalkan kepada generasi muda agar tidak lupa dengan kekayaan budaya permainan tradisional yang ada di Kabupaten Tegal, agar mereka tidak sibuk hanya main hape, video anak- anak , tapi bisa mewarisi, merawat budaya permainan tradisional," jelas Bupati Tegal saat membuka Festival Permainan Tradisional di Lapangan Pemda Kabupaten Tegal , Rabu, 21 Oktober 2026.
Bupati Ischak menuturkan, kegiatan ini melibatkan seluruh pelajar di Kabupaten Tegal, yang mewakili 18 kecamatan.
Baca Juga: Sambungan Baru PDAM di Kota Tegal Rp 2,45 Juta, Ini Ketentuannya
Momentum itu, menurut Ischak mengingatkannya pada masa kecil yang akrab dengan permainan tradisional egrang. Ia membuktikan dengan menjajal naik egrang dan melangkah beberapa langkah.
Ischak menyebutkan, budaya permainan tradisional ini wajib untuk diwariskan dan dilestarikan.
Saya kira ini masih relevan dimainkan saat ini. Dibandingkan dengan handphone, permainan egrang dan gobal sodor lebih sehat, melatih keseimbangan, adu strategi dan kekompakan tim.
Baca Juga: Geger, Monyet Berkeliaran di Komplek Perkantoran Pemkab Tegal, Ada Pertanda Apa?
Dia berharap, Festival Permainan Tradisional tidak hanya berhenti disini, tetali sekolahan diharapkan mengimplementasika di tiap- tiap sekolah misalnya menjadikan sebagai ektrakurikuler.
Selain egrang dan gobak sodor,masih banyak permainan tradisional lainnya.Tidak menutup kemungkinan permainan tradisional lainnya dilombakan seperti egrang dan gobak sodor.
"Mudah- mudahan, nanti dirumuskan bersama. Ini kan juga inisiasi dari Dewan Kebudayaan dan Dewan Kesenian. Pemkab Tegal siap.mendukung program Dewan Kebudayaan dan Dewan Kesenian demi kearifan budaya permainan tradisional di Kabupaten Tegal," ujar Ischak.
Ketua Panitia Festival Permainan Tradisional , Oksidore Yos Arian Wijatmoko mengatakan, kegiatan tersebut diikuti 142 tim atai 920 sekian peserya duta tradisi dan budaya, ditambahb pendamping 142 orang ditambah volunter atau abdi dalem kebudayaan.
Yos berharap, para duta tradisi dan budaya bisa menularkan ke teman- teman, keluarga dan kerabatnya.
" Minimal bisa membuat ramainya lapangan di desa dengan kegiatan seperti ini," tutur Yos.
Untuk lomba egrang dan gobak sodor tahun ini mengalami peningkatan jumlah peserta.Jika tahun lalu hanya diikuti 80 tim, tahun ini diikuti 139 tim. Kegiatan dilaksanakan sehari.
Estafet egrang tingkat SD/ MI diikuti 26 tim putra dan 20 tim putri. Untuk tingkat SMP/ MTs diikuti 26 tim putra dan 21 tim putri, sedangkan gobak sodor diikuti 22 tim putra dan 24 tim putri.
" Untuk lomba estafet egrang diikuti 558 murid, gobak sodor 368 murid. Total murid dan pendamping yang mengikuti kegiatan sebanyak 1.065 peserta, terdiri atas 926 peserta dan 139 pendamping," sebutnya.
Yos menyebutkan, hadiahbyang disiapkan untuk lomba estafet egrang dan gobak sodor mencapai jutaan rupiah. Untuk juara 1 lomba egrang Rp 1,5 juta dan gobak sodor Rp 2 juta.
Acara ini juga menggandeng 11 UMKM, yang menawarkan aneka makanan dan minuman.
Lomba egrang dan gobak sodor disambut antusias peserta.Hilem, siswa SMK Negeri 2 Slawi mengaku senang bisa ikut dalam festival ini.
" Bagus, untuk melestarikan budaya, agar permainan tradisional tetap ada," ujarnya.
Bersama rekan- rekannya, Hilem mengaku sering bermain gobak sodor sewaktu kecil, namun baru kali ini mengikuti lomba.
Artikel Terkait

Kebutuhan Hidup Nyaris Rp4,1 Juta, Buruh Kendal Desak Upah Sektoral Mulai 2027

Curi Kunci Saat Korban Tidur, Pria di Kaliwungu Kendal Bawa Kabur Motor Honda Beat

Sambungan Baru PDAM di Kota Tegal Rp 2,45 Juta, Ini Ketentuannya
