Memperlancar Akses Menuju Wisata Guci, Jalan Bojong-Tuwel Bakal Dibangun Akhir Triwulan 2026

Jalan Bojong-Tuwel Kabupaten Tegal akan diperbaiki melalui program IJD senilai sekitar Rp11 miliar pada akhir 2026 untuk memperlancar akses menuju wisata Guci dan mendukung ekonomi.
SLAWI, puskapik.com - Perbaikan jalan dari Yamansari hingga Bojong di Kabupaten Tegal untuk menuju obyek wisata air panas Guci, tengah diperbaiki.
Bahkan, peningkatan infrastruktur jalan di jalur wisata itu akan dilanjutkan hingga ke Tuwel, Kecamatan Bojong.
Perbaikan jalan dari Yamansari hingga Bojong terbagi menjadi lima ruas, yakni Yamansari-Timbangreja, Timbangreja-Kalibakung, Kalibakung-Senggang, Senggang-Karangjambu, dan Karangjambu-Bojong.
Baca Juga: Di Tengah Gempuran Gadget, Sindhu Laras Bocah Hidupkan Karawitan dan Pedalangan
Mulai akhir triwulan 2026, perbaikan dilanjutkan dari Bojong ke Tuwel. Jika ruas tersebut bisa diperbaiki, maka akses menuju obyek wisata Guci akan lebih mudah dan nyaman.
"Alhamdulillah kita sudah mendapat kabar bahwa akan ada program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) mulai dari Bojong hingga Tuwel. Pekerjaannya sama, yakni pengaspalan dengan nilai sekitar Rp11 miliar," kata Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal, Waedi, baru-baru ini.
Baca Juga: KPK Dalami Peran Istri Bupati Pemalang, Diduga Nikmati Uang Hasil Pemerasan
Menurut dia, program IKD menjadi kelanjutan dari pekerjaan sebelumnya yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) mulai dari Yamansari hingga wilayah Bojong.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tegal dalam program tersebut berperan sebagai penerima manfaat. Sementara proses pengadaan dan pelaksanaan program berada di bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.
Waedi memperkirakan ruas yang akan ditangani memiliki panjang sekitar 4 kilometer. Pekerjaan dari Bojong menuju Tuwel tersebut ditargetkan dilaksanakan pada akhir 2026. Ruas tersebut menjadi salah satu prioritas karena memiliki peran penting dalam menunjang konektivitas wilayah selatan Kabupaten Tegal. Jalur ini menghubungkan kawasan permukiman dengan pusat aktivitas ekonomi masyarakat hingga sejumlah destinasi wisata.
"Pembangunan jalan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Infrastruktur yang memadai akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membuka peluang investasi dan pengembangan sektor pariwisata," pungkasnya. **