Mohamad Tufayl Wafa, Atlet Panahan Remaja Asal Tegal yang Bermimpi Tembus Olimpiade

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14.27
Mohamad Tufayl Wafa ( paling kiri) menerima penghargaan sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta dari Bupati Tegal pada acara resepsi HUT ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendapa Amangkurat, Senin (17/8) malam.
Mohamad Tufayl Wafa ( paling kiri) menerima penghargaan sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta dari Bupati Tegal pada acara resepsi HUT ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendapa Amangkurat, Senin (17/8) malam.

Atlet panahan Tegal Mohamad Tufayl Wafa menerima penghargaan dari Bupati Tegal atas prestasinya meraih juara 3 Kejurnas Panahan Junior MilkLife Archery Challenge 2026.

SLAWI, puskapik.com - Atlet panahan berprestasi Mohamad Tufayl Wafa mendapat penghargaan dari Bupati Tegal.

Penghargaan diserahkan Bupati Tegal pada malam resepsi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendapa Amangkurat, pada Senin (17/8) malam lalu.

Penghargaan berupa sertifikat dan uang pembinaan diserahkan juga kepada tiga atlet berprestasi lainnya.

Mohamad Tufayl, siswa SMP Muhammadiyah Adiwerna ( Musawerna) meraih juara 3 Individual Recurve U15 Putra Kejurnas Panahan Junior MilkLife Archerry Challenge 2026 di Kudus 26 Juli 2026 lalu

Baca Juga: Pemkab Pemalang Hati-hati Ambil Kebijakan Pembiayaan, Bakal Konsultasi KPK

Ketua Panitia Penyelenggara Peringatan HUT ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud menyampaikan selamat kepada para atlet yang telah mengukir prestasi dalam kejuaraan nasional dan internasiknal.

"Prestasi ini menunjukkan putra dan putri Kabupaten Tegal dapat berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Tegal,"tuturnya.

Penghargaan yang diterima Mohamad Tufayl Wafa menjadi pelecut untuk dirinya untuk terus berprestasi.

Baca Juga: Kredit UMKM Terkontraksi, OJK Tegal Perkuat Sinergi Pembiayaan

Perjuangan Tufayl meraih prestasi nasional tak lepas dari perjuangannya. Sejak mengenal olahraga panahan pada saat di bangku kelas 6 SD, anak kedua dari tiga bersaudara ini telah mencetak berbagai prestasi.

Tufayl yang saat ini berusia 14 tahun mulai berlatih panahan secara serius sejak duduk di bangku kelas VII SMP. Ia berlatih secara private dengan pelatih nasional Yoga Prasetya Giri di Purwokerto.

Latihan dilaksanakan intensif setiap Jumat sampai Minggu. Meski kerap meninggalkan sekolah, siswa yang mengambil kelas khusus olahraga (KKO) ini mendapat suport dari sekolah.

Hal ini diungkapkan Niken Purwanti (46) ibundanya.

Niken menuturkan, saat ini Tufayl tengaj mempersiapkan diri untuk mengikuti sirkuit panahan di Klaten ( 22-29 Agustus 2026), Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng (2- 8 September 2026), dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng (25-31 Oktober 2026) di wilayah Semarang Raya.

Saat ini hari- harinya dipenuhi dengan latihan. Setiap pagi mulai latihan dari pukul 07.00, selanjutnya dia ke sekolah mulai pukul.10.00 sampai 14.00.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait