Ngeri, Tiang Telekomunikasi Hampir Roboh di Jalan Jatinegara

Rabu, 6 Mei 2026 | 10.46
Tiang telekomunikasi di Jalan Jatinegara, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, miring yang membawakan penggunaan jalan, Rabu 6 Mei 2026. (Dok)
Tiang telekomunikasi di Jalan Jatinegara, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, miring yang membawakan penggunaan jalan, Rabu 6 Mei 2026. (Dok)

Tiang telekomunikasi miring dan kabel menjuntai di Jatinegara, Tegal, ancam keselamatan warga. Belum ada penanganan, warga minta segera diperbaiki.

SLAWI, puskapik.com - Kondisi mengerikan terjadi di Jalan Jatinegara, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal sudah cukup lama. Sebuah tiang telekomunikasi miring, bahkan hampir roboh yang membuat pengguna jalan ketar-ketir. Warga meminta agar tiang telekomunikasi agar segera diperbaiki.

Tiang telekomunikasi yang tepatnya di RT 02 RW 03 Desa Jatinegara, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, condong ke jalan dan sebagian kabel menjuntai hingga menutupi badan jalan.

Kabel juga menutupi akses jalan di RT 03 RW 03 Desa Jatinegara. Beberapa meter kabel juga telah tergeletak di tanah dan menutupi akses masuk ke perumahan Jatinegara.

Baca Juga: Bupati Batang Ajak Pelari Mancanegara Kampanyekan Lingkungan Lewat Fun Run

Hal ini semakin memperparah kondisi dan menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar. Warga tidak bisa berbuat banyak karena khawatir pemilik tiang telekomunikasi mempersoalkan tindakan warga.

"Sudah lama, tapi belum diperbaiki. Padahal, sudah nyaris roboh," kata warga Jatinegara, Masluri (35) saat dihubungi, Rabu 6 Mei 2026.

Ia mengatakan, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan kerap menjadi penyebab potensi kecelakaan. Pengendara, terutama pada malam hari atau saat hujan, sering kali tidak menyadari keberadaan kabel yang melintang di jalan.

Baca Juga: Harga Tiket Laga Persekat Vs Persiba Rp20 Ribu, Jumat Ini

"Keluarga saya sudah beberapa kali terjatuh akibat terpeleset kabel yang melintang di depan rumahnya," kata Masluri yang tinggal di perumahan Jatinegara itu.

Kades Jatinegara, Ibnu Aziz menjelaskan, kejadian tersebut sudah terjadi sejak sebelum bulan puasa dan hingga kini belum ada penanganan. Pihak pemerintah desa telah berusaha telah melaporkan kejadian ini dan menghubungi perusahaan telekomunikasi, yaitu PT Telkom.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait