Optimalkan Pendapatan Daerah, Sekda Tegal Evaluasi Kinerja OPD di Rakor POK

Rabu, 22 April 2026 | 19.43
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) triwulan pertama tahun 2026 di Gedung Dadali, Rabu,22 April 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) triwulan pertama tahun 2026 di Gedung Dadali, Rabu,22 April 2026.

Sekda Tegal evaluasi kinerja OPD, dorong optimalisasi pendapatan daerah, percepatan serapan anggaran, dan efisiensi belanja hadapi tekanan fiskal global

SLAWI, puskapik.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, menginstruksikan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergerak cepat mengoptimalkan pendapatan daerah.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) triwulan pertama tahun 2026 di Gedung Dadali, Rabu,22 April 2026.

Rakor ini digelar untuk mengevaluasi capaian kinerja serta memastikan penyerapan anggaran tetap berada pada jalurnya.

Baca Juga: Bulog Tegal dan Pemkot Perketat Distribusi Minyakita, Pedagang Wajib Kantongi NIB

Berdasarkan data evaluasi, realisasi fisik saat ini berada di angka 18,15 persen dari target 22,81 persen. Sementara itu, realisasi pendapatan daerah baru menyentuh 26,02 persen.

"Saat target tidak tercapai, yang kita butuhkan adalah langkah perbaikan nyata, bukan sekadar argumentasi," tegas Amir di hadapan para peserta rakor.

Secara khusus, Amir menyoroti sektor pajak yang realisasinya masih di bawah 20 persen.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Gaungkan Kolaborasi dan Aglomerasi Jateng di Serambi Mekkah

Ia meminta OPD pengelola pendapatan melakukan langkah progresif melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi.

"Kuartal kedua adalah momentum krusial. Saya minta setiap instansi menggali potensi pendapatan baru demi pelayanan masyarakat yang lebih optimal," tambahnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tegal, Yosa Afandi, melaporkan adanya tren positif.

Pajak daerah tumbuh 8,9 persen dengan realisasi Rp65,3 miliar, sementara sektor retribusi meningkat signifikan hingga Rp92 miliar.

Yosa menargetkan Kabupaten Tegal masuk dalam tiga besar indeks Elektronik Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) tahun ini.

"Kami mengejar dana insentif sebesar Rp10 miliar. Namun, ini butuh kolaborasi antar-OPD untuk mendigitalisasi seluruh instrumen pendapatan," jelas Yosa

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait