Pamit Cari Rumput, Warga Pagerbarang Tegal Ditemukan Meninggal di Sawah Pamiritan Balapulang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 13.05
Warga menemukan jenazah Rosidi, warga Desa Kertaharja, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal di area persawahan Desa Pamiritan RT 04/RW 04 pada Minggu, 16 Agustus 2026 sekitar pukul 10.25 WIB.
Warga menemukan jenazah Rosidi, warga Desa Kertaharja, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal di area persawahan Desa Pamiritan RT 04/RW 04 pada Minggu, 16 Agustus 2026 sekitar pukul 10.25 WIB.

Warga Pagerbarang, Tegal, Rosidi (48), ditemukan meninggal di persawahan Pamiritan, Balapulang, setelah berpamitan mencari rumput. Polisi memastikan tak ada tanda kekerasan.

SLAWI, puskapik.com –Seorang pria paruh baya ditemukan meninggal dunia di area persawahan Desa Pamiritan, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

Korban sebelumnya diketahui berpamitan kepada pihak keluarga untuk mencari rumput.Korban diidentifikasi bernama Rosidi (48), seorang warga Desa Kertaharja, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal.

Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang sedang melintas di area persawahan Desa Pamiritan RT 04/RW 04 pada Minggu, 16 Agustus 2026 sekitar pukul 10.25 WIB.

Baca Juga: Jadi Tersangka KPK, Foto Anom Masih Terpajang di Baliho Upacara HUT ke-81 RI Pemkab Pemalang

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak desa dan diteruskan ke Polsek Balapulang.

Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan informasi di tempat kejadian, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Tegal dan tenaga medis Puskesmas Balapulang.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya keluar dari rumah sekitar pukul 08.00 WIB dengan tujuan mencari rumput di sekitar wilayah Kecamatan Balapulang. Sebelum berangkat, korban sempat mengeluhkan kondisi kakinya yang memar.

Baca Juga: Cerita Pembawa Baki Paskibraka di Upacara HUT ke 81 RI Pemkab Tegal, Ditunjuk Satu Jam Sebelum Acara...

Petugas medis Puskesmas Balapulang bersama Unit Identifikasi Polres Tegal kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Plt. Kapolsek Balapulang Iptu S.M. Sinaga mengatakan kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur dengan berkoordinasi bersama petugas medis dan Unit Identifikasi Polres Tegal.

“Petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan, melakukan pendataan saksi dan korban serta berkoordinasi dengan petugas medis dan Unit Identifikasi. Berdasarkan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Iptu S.M. Sinaga.

Kepada warga, Iptu S.M. Sinaga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan kejadian serupa agar dapat segera dilakukan penanganan dan pemeriksaan sesuai prosedur. **

Artikel Terkait