Cerita Pembawa Baki Paskibraka di Upacara HUT ke 81 RI Pemkab Tegal, Ditunjuk Satu Jam Sebelum Acara...

Senin, 17 Agustus 2026 | 22.41
Pembawa baki Paskibraka Upacara HUT ke 81 RI Pemkab Tegal
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tegal sukses melaksanakan tugas pada upacara bendera HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Tim Paskibraka Kabupaten Tegal berhasil mengibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI Pemkab Tegal, meski pembawa baki baru ditunjuk satu jam sebelum acara.

SLAWI, puskapik.com - Tim Paskibraka Kabupaten Tegal berhasil mengibarkan Merah Putih dengan sempurna pada HUT ke-81 RI di lapangan Pemkab Tegal, Senin 17 Agustus 2026.

Meski pembawa baki baru ditunjuk satu jam sebelum acara.

Prosesi pengibaran yang dipimpin Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman ini berjalan lancar berkat persiapan intensif, termasuk karantina dan persiapan fisik sejak dini hari.

Baca Juga: 306 Warga Binaan Lapas Slawi Terima Remisi HUT ke-81 RI, Dua Narapidana Bebas

Ketegangan sempat dirasakan oleh para anggota Paskibraka, terutama pembawa baki bendera. Medina Dwi Maulida (SMK Negeri 1 Adiwerna) dan Yasyfa Khoisyah (SMA Negeri 1 Warureja) mengaku baru mengetahui tugas mereka tepat satu jam sebelum upacara dimulai.

"Baru pukul 07.00 tadi pagi diumumkan siapa yang bertugas. Deg-degan, tapi dinasihati oleh pelatih agar jangan nervous dan lakukan sesuai latihan," ungkap Medina.

Meski sempat kaget dengan berat baki dan bendera, Medina dan Yasyfa tetap tampil percaya diri saat menaiki mimbar untuk menerima bendera dari Bupati Tegal.

Merah Putih Berkibar

Setelah bendera diterima, prosesi pengibaran dilakukan oleh tiga siswa terpilih, Ahmad Kevin Maulana (SMK Negeri 1 Adiwerna) sebagai penarik tali, Fajar Rizki Bachtiar (SMK Bhakti Praja Adiwerna) sebagai pembentang bendera dan Interniaga Tata Reda Rajasyah (SMA Negeri 1 Balapulang) sebagai pengulur tali.

Ketiganya mengaku bangga dan lega setelah Merah Putih berkibar sempurna di puncak tiang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

"Rasanya senang dan bangga bisa mengibarkan bendera Merah Putih," ujar Fajar.

Sementara Tata menambahkan, "Setelah latihan bersama rekan-rekan, alhamdulillah diberi kelancaran. Rasanya lega sekali,”ungkap Tata.

Baca Juga: Desa Wanarata Pemalang, Saksi Sejarah Pertempuran KKO AL Melawan Belanda

Kesuksesan ini tidak lepas dari perjuangan berat 37 anggota Paskibraka Kabupaten Tegal. Selama masa bertugas, mereka menjalani karantina ketat di Hotel Grand Dian Slawi.

Pada hari pengibaran, mereka bahkan sudah harus terjaga dan melakukan persiapan sejak pukul 02.30 dini hari.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait