Panembahan Agung Tedjowulan Beri Nama Sasana Utama Soeryo Sutedjo Galeri Budaya Brigif-4/ Dewa Ratna

Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Panembahan Agung Tedjowulan meresmikan Galeri Budaya di Mako Brigif-4/ Dewa Ratna Slawi, Kabupaten Tegal
SLAWI, puskapik.com - Penanggung jawab Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Panembahan Agung Tedjowulan memberikan nama Sasana Utama Soeryo Sutedjo Galeri Budaya di Mako Brigif-4/ Dewa Ratna Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu 11 Februari 2026.
Pemberian nama.tersebut tertuang dalam.prasasti yang ditandatangani Penembahan Agung Tedjowulan merupakan salah satu tempat pelatihan seni kompleks Galeri Budaya yang didirikan untuk menjadi pusat pelestarian budaya Kabupaten Tegal.
Kedatangan Panembahan Agung Tedjowulan mendapatkan sambutan meriah dari para seniman di Galeri Budaya dan sejumlah prajurit dan petinggi Brigif-4/ Dewa Ratna.
Baca Juga: Bupati Tegal Tinjau Banjir di Bojong, Arus Lalu Lintas Dialihkan
Dalam penyambutan, Galeri Budaya juga menampilkan beberapa tarian khas Tegal, diantaranya Tari Topeng Endel.
Ketua Galeri Budaya Tegal, Agus Wardana mengatakan, Galeri Budaya dibentuk atas kerjasama dengan Komandan Brigif-4 Dewa Ratna. Gedung dengan gaya bangunan Belanda itu, disulap menjadi tempat para seniman berkarya.
Selain itu, Galeri Budaya juga membuka latihan untuk tari, sinden, pedalangan dan vokal.
Hingga kini, jumlah anak yang belajar seni sekitar 223 orang.
Baca Juga: BI Tegal Perluas Edukasi Cinta Rupiah melalui Bahan Ajar Braille bagi Tunanetra
Perkembangan peserta jumlah peminat latihan seni budaya, sangat cepat. Karena pada semester pertama, hanya ada sekitar 120 orang.
"Kami sampai menolak, karena tempatnya terbatas," kata pria yang akrab disapa Awe itu.
Dijelaskan, gedung Galeri Budaya sebelumnya gedung kosong yang sudah lama tidak ditempati. Pihaknya bersama Brigif-4/ Dewa Ratna sejak setahun silam, memperbaiki gedung tersebut sehingga menjadi ramai.
"Danbrigif 4/ Dewa Ratna tengah berupaya agar Galeri Budaya menjadi tempat untuk pelestarian budaya Kabupaten Tegal," katanya.
Panembahan Agung Tedjowulan yang beberapa waktu lalu, telah ditunjuk Kementerian Kebudayaan, Fadli Zon sebagai penanggung jawab pelestarian Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat itu, menceritakan kisah perjalanan hidupnya sebagai seorang tentara.
Bahkan, Mahamenteri Kasunanan Surakarta Hadiningrat ini, juga menceritakan perjalanan kariernya sebagai tentara di Batalion 407 Ujungrusi Tegal.
Artikel Terkait

Update Gunung Slamet Terkini, Terjadi 9 Kali Gempa Low Frequency

32 Tim Ramaikan Turnamen Kapolres Tegal Cup IV, Perebutkan Hadiah Rp 150 Juta

Layanan SIM Hingga Gudang Senjata Api Polres Tegal Jadi Sasaran Tim Audit Tim Itwasda Polda Jateng
