Pipa PDAB di Kabupaten Tegal Terbawa Banjir, 4 Kecamatan Terima Bantuan Air Bersih

Banjir bandang Guci terjang pipa PDAB 400 mm, suplai air ke Tegal berkurang, Perumda Tirta Ayu salurkan air gratis ke warga terdampak
SLAWI, puskapik.com - Pipa saluran air Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) PT Tirta Utama Jawa Tengah diterjang banjir besar bersamaan dengan banjir di Sungai Gung wilayah Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Sabtu 24 Januari 2026.
Pipa berdiameter 400 milimeter itu, terbawa banjir hingga 500 meter. Hingga kini, perbaikan terus dilakukan untuk segera bisa kembali melayani masyarakat.
Untuk jaringan pipa milik Perumda Tirta Ayu aman. Yang terdampak adalah pipa transmisi PDAB dari Tuk Suci Dawuha,” kata Direktur Utama Perumda Tirta Ayu Kabupaten Tegal, Nandang Indradani, Kamis 29 Januari 2026.
Baca Juga: Pemulihan Pasca Banjir Bandang Pulosari, Damkar Pemalang Fokus Bersihkan Jalan
Dikatakan, banjir bandang dari lereng Gunung Slamet yang memporak porandakan sejumlah wisata di Guci, juga berimbas pada jaringan pipa air bersih. Namun, pipa itu milik PDAB dari sumber mata air Tuk Dawuhan.
Sementara itu, untuk pipa milik Perumda Tirta Ayu Slawi dipastikan tidak terdampak langsung banjir bandang. Seluruh jaringan perpipaan milik Perumda Tirta Ayu, baik transmisi maupun distribusi, dilaporkan dalam kondisi aman dan tidak terbawa arus banjir.
“Proses perbaikan pipa PDAB hingga kini masih terus dilakukan. Namun, pelaksanaan di lapangan terkendala kondisi cuaca yang tidak menentu serta akses menuju lokasi yang sempat tertutup longsor,” terang Nandang.
Baca Juga: Polsek Bumijawa Dukung Penanaman 15.000 Pohon Swadaya di Bukit Gondang
Dijelaskan, beberapa kali rencana perbaikan tertunda karena hujan deras dan akses jalan ke lokasi tertutup longsor. Lokasinya juga berada di area sungai besar, sehingga pengerjaan harus ekstra hati-hati karena ada potensi banjir susulan.
Akibat putusnya pipa tersebut, suplai air baku ke Perumda Tirta Ayu mengalami penurunan signifikan.
Dari total pasokan sekitar 250 liter per detik (LPS) dari Tuk Suci yang dibagi untuk wilayah Slawi, Kota Tegal, dan Brebes, Kabupaten Tegal memperoleh sekitar 38 persen atau kurang lebih 80 LPS. Saat ini, sekitar 70–80 LPS tidak tersuplai akibat terputusnya pipa.
“Dampaknya, di beberapa wilayah aliran air menjadi kecil bahkan tidak mengalir sama sekali,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi gangguan layanan kepada pelanggan, Perumda Tirta Ayu melakukan rekayasa teknis pada sistem distribusi serta menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki secara gratis ke wilayah terdampak.
Pendistribusian dilakukan melalui titik-titik kumpul agar masyarakat dapat mengambil air sesuai kebutuhan.
Dibeberkan, wilayah yang terdampak antara lain Kecamatan Adiwerna, Dukuhwaru, Talang, dan Kramat. Meskipun tidak terjadi secara menyeluruh di setiap wilayah tersebut. Sementara itu, wilayah Slawi dipastikan aman karena pasokan air berasal dari Mata Air Kaligiri yang tidak terdampak banjir bandang.
Artikel Terkait

32 Tim Ramaikan Turnamen Kapolres Tegal Cup IV, Perebutkan Hadiah Rp 150 Juta

Layanan SIM Hingga Gudang Senjata Api Polres Tegal Jadi Sasaran Tim Audit Tim Itwasda Polda Jateng

Bupati Tegal Tinjau Perbaikan Ruas Balamoa-Kemantran, Progres Capai 83%
