Puncak Kepadatan Pengunjung Wisata Guci Diperkirakan Akhir Desember Hingga Awal Januari 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 | 14.53 WIB
Gerbang obyek wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu. (Dok)
Gerbang obyek wisata Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu. (Dok)

Wisata Guci diprediksi ramai saat libur Natal dan Tahun Baru 2027. Pengunjung disarankan segera memesan penginapan karena permintaan diperkirakan meningkat mulai pertengahan Desember.

SLAWI, puskapik.com - Bagi masyarakat yang akan berkunjung ke wisata air panas Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, segera booking penginapan sekarang. Hal itu dikarenakan pengunjung wisata Guci diperkirakan meningkat pada liburan Natal dan Tahun Baru 2027. Diperkirakan pengunjung Guci akan mencapai puncaknya mulai akhir Desember 2026 hingga awal Januari 2026.

Manager Guci Kencana Jaya Hotel, Hana Rihananti, menyebut karakter pasar Guci tingkat permintaan biasanya bergerak lebih kuat ketika memasuki periode liburan.

Menurutnya, pergerakan okupansi pada hari normal tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya indikator untuk memprediksi kondisi Nataru.

Baca Juga: Waspadai Penularan TBC di Kabupaten Tegal, Kasus Peringkat Tertinggi 3 di Jateng

Perilaku wisatawan Guci juga cenderung memiliki pola pemesanan yang relatif dekat dengan tanggal kedatangan.

Hana memperkirakan peningkatan permintaan akan semakin terasa menjelang Natal dan mencapai periode terkuat pada 24 Desember 2026 hingga 1 Januari 2027.

"Karena itu kami cukup optimis terhadap Nataru tahun ini, terutama mulai pertengahan Desember sampai awal Januari 2027,” tutur Hana.

Baca Juga: Jalur Pasar-Stasiun Weleri Kendal Jadi Perhatian, PKL Diberi Imbauan Humanis

Dengan kondisi destinasi yang kondusif dan tidak terjadi gangguan cuaca yang signifikan, periode tersebut berpotensi menjadi salah satu periode dengan tingkat hunian tertinggi sepanjang akhir 2026.

Namun menurut Hana, tantangan hotel pada periode Nataru bukan hanya bagaimana menjual kamar sebanyak mungkin.

Karena itu, Guci Kencana Jaya Hotel mulai memberikan perhatian pada kesiapan operasional, kualitas pelayanan, kebersihan, kesiapan kamar, serta koordinasi antar bagian dalam menghadapi peningkatan jumlah tamu.

“Bagi kami, okupansi tinggi memang penting. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana tamu mendapat pengalaman yang baik selama berada di Guci. Jangan sampai kamar penuh, tetapi kualitas pelayanan justru turun," pungkasnya.

Artikel Terkait