Rancangan APBD Kabupaten Tegal 2027 Fokus Akselerasi Infrastruktur Dasar

Rancangan APBD Kabupaten Tegal 2027 fokus pada akselerasi infrastruktur dasar, konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, UMKM, pariwisata, dan kesejahteraan.
SLAWI, puskapik.com - Rancangan APBD Kabupaten Tegal tahun 2027 masih fokus terhadap Akselerasi Infrastruktur Dasar. Hal itu sejalan dengan visi pembangunan Menuju Kabupaten Tegal Maju dan Tangguh dengan semangat Tegal Luwih Apik.
Hal itu disampaikan Bupati Tegal, H Ischak Maulana Rohman saat menyampaikan Rancangan APBD Kabupaten Tegal tahun 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tegal, Senin 28 September 2026.
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tegal dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Wasbun Jauhara Khalim dan didampingi ketua wakilnya, KRT Sugono (PDI Perjuangan), Rudi Indrayani (Gerindra) dan Agus Solichin (Golkar).
Baca Juga: Warga Binaan Lapas Plantungan Diperkuat Pemahaman Hukum Sebelum Bebas
Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman dalam penyampaiannya mengatakan, tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Tegal Tahun 2025-2029, sehingga kebijakan anggaran diarahkan untuk mempercepat pencapaian target pembangunan secara efektif, efisien, terukur, dan berorientasi pada hasil.
"Kebijakan pembangunan Kabupaten Tegal Tahun 2027 mengusung tema Akselerasi Infrastruktur Dasar untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat serta Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Syariah," kata Mas Ischak.
Ia menjelaskan, tema tersebut selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Tegal Tahun 2025-2029, yaitu Menuju Kabupaten Tegal Maju dan Tangguh, dengan semangat Tegal Luwih Apik. Dalam kerangka tersebut, kebijakan anggaran diarahkan terutama pada pemenuhan pelayanan dasar, percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah, penguatan pertumbuhan ekonomi dan UMKM, pengembangan pariwisata, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketaharnan pangan, serta transformasi tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.
"Dari sisi ekonomi makro, perekonomian Kabupaten Tegal menunjukkan perkembangan yang positif, dengan struktur ekonomi yang didominasi oleh sektor industri pengolahan, perdagangan, serta pertanian, kehutanan dan perikanan," beberapa Bupati.
Baca Juga: Deva Aulia Tinggalkan Kendal Tornado, Try Hamdani Berpeluang Kembali Jadi Starter
Menurut dia, untuk tahun 2027, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal diproyeksikan berada pada kisaran 5,62 persen sampai dengan 6,42 persen, dengan tetap memperhatikan pengendalian inflasi, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan penurunan kemiskinan.
Dijelaskan, Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp. 2.792.570.015.350, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 723.257. 787.450, dan Perdapatan Transfer sebesar Rp. 1.990.477.322.000.
Selain itu, Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp. 78.834.905.900, Belanja Daerah direncanakan sebesar Rp. 2.939.570.015.350, Belanja Operasi sebesar Rp. 2.151.234.255.844, Belanja Modal sebesar Rp. 321.468.405.419, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp. 10.000.000.000, dan Belanja Transfer sebesar Rp. 456.867.354.087.
"APBD Tahun Anggaran 2027 mengalami defisit sebesar Rp. 147.000.000.000. Defisit tersebut ditutup melalui Pembiayaan Netto sebesar Rp147.000.000.000,00, yang berasal dari Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp. 151.000.000.000, dan Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp. 4.000.000.000," pungkasnya. ***
Artikel Terkait

Semarak HUT ke-81 PMI di Pemalang, Warga Ikuti Senam dan Donor Darah

Berkunjung ke Batang, Wapres Gibran Jenguk Korban Keracunan MBG, Jumlah Total Capai 674 Orang

Puluhan Driver Ojol di Tegal Deklarasi Patrol, Satukan Roda Dua dan Roda Empat
