Renovasi Kolam Renang GOR Tri Sanja Slawi Telan Anggaran Rp 1,8 Miliar, Dilengapi Kolam Standar Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 | 13.20 WIB
Para pekerja tengah melakukan proses renovasi Kolam Renang Bangun TIRTA GOR Tri Sanja Slawi, Rabu, 7 Oktober 2026.
Para pekerja tengah melakukan proses renovasi Kolam Renang Bangun TIRTA GOR Tri Sanja Slawi, Rabu, 7 Oktober 2026.

Pemkab Tegal merenovasi total Kolam Renang Bangun Tirta GOR Tri Sanja Slawi dengan anggaran Rp1,8 miliar untuk fasilitas olahraga berstandar nasional.

SLAWI, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten Tegal resmi memulai proyek renovasi total Kolam Renang Bangun Tirta GOR Tri Sanja Slawi . Renovasi dilakukan guna menghadirkan fasilitas olahraga berstandar nasional sekaligus pusat rekreasi modern.

Menggunakan anggaran sebesar Rp 1.802.015.381, proyek ini ditargetkan berlangsung selama 75 hari kalender, mulai 21 September hingga 5 Desember 2026.

Proyek pengerjaan fisik ini dipercayakan kepada CV Berkah Lancar Jaya Tegal selaku kontraktor pelaksana, dengan pengawasan dari CV Adit Karya sebagai konsultan pengawas.

Baca Juga: Isak Tangis Sambut Jenazah Dani di Pagojengan Brebes, Korban KMP Virgo Transport 8

Kepala Bidang Olahraga Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tegal, Nur Khakim, menjelaskan bahwa renovasi kali ini merupakan perombakan total. Bangunan lama saat ini sudah dirobohkan untuk ditata ulang dari dasar.

"Renovasi mencakup penggantian keramik pada lantai kolam renang, perbaikan lantai secara keseluruhan, hingga pembenahan area tribun penonton," ujar Nur Khakim, m Rabu , 7 Oktober 2026.

Nur Khakim membeberkan, kolam renang akan memiliki dua kolam. Untuk kolam utama akan dibuat dengan ukuran 20x25 meter yang memenuhi standar nasional. Selain itu , juga tetap disediakan kolam khusus untuk anak-anak di sebelah Timur kolam renang utama.

Baca Juga: Ada Parkir Liar di Kota Tegal, Laporkan ke Sini

Adapun pintu masuk yang kolam renang diubah menghadap ke Utara. Di atas pintu masuk utama tersebut nantinya akan dibangun fasilitas kafe.

Sementara itu, area hutan jati di sisi utara akan disulap menjadi tempat santai terbuka dan lahan parkir. Ke depan, area timur kolam renang akan dikembangkan menjadi kawasan food court modern.

Sebelum pembongkaran dimulai, pemerintah daerah telah melakukan musyawarah mufakat dengan para pedagang yang berada di sebelah timur kolam renang. Guna mendukung perekonomian lokal, para pedagang tetap diizinkan berjualan selama proses renovasi berlangsung, selama tidak mengganggu pekerjaan proyek.

Nur Khakim mengungkapkan dengan renovasi kolam renang, ada beberapa manfaat yang bakal dirasakan masyarakat dan atlet renang.

Diharapkan para atlet renang dapat berlatih dengan lebih baik sehingga dapat meraih prestasi lebih maksimal.

Kabupaten Tegal juga bisa menyelenggarakan ajang kejuaraan renang . " Selama ini tempat kejuaraan di Kota Tegal," sebutnya.

Selain itu, manfaat lain memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat rekreasi air.Kehadiran kolam renang ini juga sekaligus untuk mencari bibit atlet renang. Selama ini, atlet Kabupaten Tegal belum dapat berprestasi maksimal.

Dengan renovasi kolam renang, Pemkab Tegal juga berupaya meningkatkan penghasilan pelaku UMKM di sekitar kolam renang serta meningkatkan pendapatan retribusi parkir.

Terkait skema pengelolaan dan kepastian retribusi tarif masuk yang baru, Nur Khakim menyebutkan pihaknya belum bisa menyampaikan detailnya saat ini.

"Setelah proyek selesai pada Desember nanti, kami akan segera berkonsultasi dengan Bupati Tegal untuk membahas pengelolaan termasuk retribusi masuknya," imbuhnya.

Senada dengan Nur Khakim, Kepala UPTD GOR Tri Sanja, Heru Prayitno, menyambut baik renovasi besar-besaran ini. Heru menambahkan bahwa perbaikan tidak hanya menyasar area kolam renang, tetapi juga menyentuh bangunan GOR Indoor melalui dana bantuan provinsi (Banprov) sebesar Rp 700 juta.

"Untuk GOR Indoor, pekerjaan dilakukan dari Oktober hingga Desember 2026. Perbaikan meliputi atap yang bocor, lantai, kamar mandi, pagar railing, serta pengecatan ulang dengan warna yang lebih cerah," papar Heru.

Heru berharap, sinergi rehabilitasi kolam renang dan GOR Indoor ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

"Selama ini atlet kita harus berlatih ke daerah tetangga seperti Brebes dan Kota Tegal. Dengan fasilitas baru ini, kami optimis prestasi olahraga, khususnya renang Kabupaten Tegal, akan jauh lebih baik lagi," pungkasnya.

Artikel Terkait