Selain Tombak Kyai Pleret, Inilah 6 Pusaka yang Dikirab di Hari Jadi Kabupaten Tegal

Senin, 18 Mei 2026 | 16.08
Pusaka pendamping Tombak Kyai Pleret saat Kirab Hari Jadi ke-425  Kabupaten Tegal, Senin 18 Mei 2026. (Guntur)
Pusaka pendamping Tombak Kyai Pleret saat Kirab Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal, Senin 18 Mei 2026. (Guntur)

Kirab Tombak Kyai Pleret meriahkan Hari Jadi Kabupaten Tegal. Tujuh pusaka diarak dalam rangkaian tradisi budaya hingga Rapat Paripurna DPRD.

SLAWI, puskapik.com - Hari Jadi Kabupaten Tegal yang diperingati setiap 18 Mei, menjadi momentum penting untuk melihat secara langsung pusaka-pusaka Kabupaten Tegal.

Yang paling terkenal, yakni Tombak Kyai Pleret. Namun, setiap kirab Tombak Kyai Pleret ada enam pusaka lainnya yang ikut dikirab.

Kirab Tombak Kyai Pleret diawali dengan pengambilan Tombak Kyai Pleret dilanjutkan upacara Penyerahan Tombak Kyai Plered dari Bupati Tegal kepada Keluarga Kalisoka pada Sabtu, 16 Mei 2026 Pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai. Pada malam harinya, Tombak Kyai Pleret dijamas di komplek Kalisoka.

Baca Juga: Makna Hari Jadi ke-425 Kabupaten Tegal, Ini Kata Bupati Tegal, H Ischak

Agenda selanjutnya, Kirab Tombak Kyai Pleret dari Padepokan Pangeran Purbaya Desa Kalisoka ke Rumdin Bupati pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai.

Setelah itu, Kirab Tombak Kyai Pleret dari Rumdin Bupati ke Gedung DPRD Kabupaten Tegal pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.

Ketua Tosan Aji Patra Ganesa Tegal, Teguh Dwijanto R mengatakan, prosesi kirab Tombak Kyai Pleret dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tegal setiap tahunnya sama.

Baca Juga: Peduli Masyarakat Pulosari Pemalang, Ganissa Bantu Toren Air

Selain Tombak Kyai Pleret, juga ada pusaka pendamping. Di barisan pertama bersama dengan Tombol Kyai Pleret, ada dua pusaka yang disertakan, yakni Tombak Trisula, dan Tombang Godong Andong.

"Sedangkan di barisan kedua ada 4 pusaka yang ikut dalam kirab Hari Jadi Kabupaten Tegal," kata Teguh Dwijanto yang ikut dalam setiap agenda kirab Tombak Kyai Pleret itu.

Empat pusaka lainnya, kata dia, yakni Keris Kebo Lajer, Keris Kyai Sengkelat, Tombak Sigar Jantung, dan Tombak Panggang Lele. Pusaka-pusaka pendamping Tombak Kyai Pleret merupakan hibah pada pegiat Budaya dan komunitas Tosan Aji Patra Ganesa Tegal.

"Kami juga memberikan payung songsong berwarna biru dan emas," terangnya.

Prosesi kirab Tombak Kyai Pleret diakhiri dengan Rapat Paripurna DPRD Istimewa DPRD Kabupaten Tegal. Pusaka Tombak Kyai Pleret dan pusaka lainnya juga dipajang dalam Rapat Paripurna Istimewa tersebut.

Artikel Terkait