Waspada, Hujan Lebat dan Cuaca Panas Terjadi Saat Arus Mudik Lebaran, Ini Peringatan BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi hujan dan cuaca panas masih terjadi saat arus balik Lebaran 2026, pengendara diimbau waspada hujan lebat, angin kencang, dan petir.
SLAWI, puskapik.com - BMKG memprediksi hujan dan cuaca panas masih akan terjadi saat arus balik Lebaran Idul Fitri 2026. Hal itu harus diwaspadai para pengendara sepeda motor untuk selalu berhati-hati saat arus balik Lebaran.
"Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan oleh para pengendara kendaraan bermotor terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan/atau petir serta angin kencang, yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan selama periode libur Lebaran," kata Direktorat Meteorologi Publik BMKG dalam rilisnya, Senin 23 Maret 2026.
BMKG memprediksi periode 24-26 Maret 2026. Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih dan Pelajaran dari Bangunan KUD yang Pernah Seragam di Desa
Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:
- Siaga (hujan lebat – sangat lebat): Lampung, Banten, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan.
Baca Juga: Mbelok Kiwa Ngikuti Lampu
- Angin Kencang: Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, dan Papua Selatan.
Periksi BMKG pada periode 27 – 30 Maret 2026. Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang terjadi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:
- Siaga (hujan lebat – sangat lebat): Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
- Angin Kencang: Papua Barat, Papua, dan Papua Selatan
BMKG menghimbauan dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan, masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Masyarakat juga diimbau untuk menjaga kondisi tubuh dan mengurangi paparan langsung sinar matahari, terutama pada siang hingga sore hari saat beraktivitas di luar ruangan. Kebutuhan cairan tubuh perlu tetap tercukupi dengan memperbanyak konsumsi air, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta mengenakan pakaian yang ringan dan mampu menyerap keringat. Hal ini penting mengingat pada masa peralihan musim, kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat, termasuk berpotensi terjadi hujan yang disertai kilat/petir dan angin kencang pada waktu tertentu.
Artikel Terkait

32 Tim Ramaikan Turnamen Kapolres Tegal Cup IV, Perebutkan Hadiah Rp 150 Juta

Layanan SIM Hingga Gudang Senjata Api Polres Tegal Jadi Sasaran Tim Audit Tim Itwasda Polda Jateng

Bupati Tegal Tinjau Perbaikan Ruas Balamoa-Kemantran, Progres Capai 83%
