1.488 Pramuka Jateng di Jambore Nasional, Ahmad Luthfi: Pulang Harus Jadi Pemimpin

Sebanyak 1.488 Pramuka Jawa Tengah mengikuti Jamnas XII di Cibubur. Ahmad Luthfi berpesan agar peserta pulang sebagai generasi mandiri dan calon pemimpin masa depan.
CIBUBUR, puskapik.com - Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII bukan sekadar ajang berkumpul dan berkemah.
Bagi Ahmad Luthfi, ribuan Pramuka Penggalang yang hadir merupakan calon pemimpin yang sedang ditempa untuk membawa perubahan di daerahnya masing-masing.
Pesan itu disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi saat mengunjungi Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Jumat malam (14/8/2026), untuk menyapa dan memberikan motivasi langsung kepada kontingen Pramuka Jawa Tengah.
Baca Juga: Mahasiswa KKN UNDIP Jemput Bola Layani Kesehatan Warga Dawungsari Kendal Lewat Program Jumat Sehat
“Adik-adik datang ke sini, dicetak untuk menjadi pemimpin saat pulang ke Jawa Tengah dan kabupaten/kota masing-masing,” kata Luthfi di hadapan para peserta.
Menurutnya, pendidikan kepramukaan harus membentuk generasi yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga kemandirian, kreativitas, motivasi, dan kemampuan menghadapi persoalan.
“Kalian akan dididik bersikap mandiri, terampil, dan berinovasi atau punya daya kreasi, punya motivasi untuk membanggakan diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.
Baca Juga: Lombakan Ketangkasan hingga Karya Kreatif, Ini Keseruan Jambore Pramuka Pemalang
Luthfi meminta para peserta Jamnas menunjukkan nilai-nilai kepramukaan melalui sikap, perilaku, tindak-tanduk, dan tutur kata selama mengikuti kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan mengidentifikasi sekaligus menyelesaikan persoalan, baik secara individu maupun dalam kelompok. Kemampuan tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda ketika kelak terjun ke tengah masyarakat.
Jamnas, lanjut dia, juga menjadi ruang bagi para peserta untuk membangun jejaring dan mengenal keberagaman Indonesia dengan berinteraksi bersama Pramuka dari berbagai provinsi.
“Anda Pramuka Penggalang yang merupakan wakil atau duta-duta Provinsi Jawa Tengah. Ceritakan tentang Jawa Tengah, ceritakan kabupaten/kota, ceritakan daerah asal,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menempatkan para peserta bukan hanya sebagai anggota kontingen, tetapi sebagai duta yang membawa nama Jawa Tengah di tingkat nasional.
Dalam kesempatan itu, Luthfi berdialog langsung dengan sejumlah Pramuka Penggalang. Ia menanyakan daerah asal hingga potensi unggulan masing-masing wilayah.
Suasana berlangsung cair. Luthfi juga memberikan pelukan kepada perwakilan Pramuka Berkebutuhan Khusus dan peserta lainnya, serta melayani permintaan foto bersama dan tanda tangan.


