Aksi Massa Bakar Sepeda Motor Warnai Simulasi Penanganan Aksi Unjuk Rasa di Kota Tegal

Kamis, 23 April 2026 | 23.45
simulasi penanganan aksi unjuk rasa Kota Tegal
Dua unit sepeda terbakar dipadamkan kendaraan Water Canon Polres Tegal Kota dalam simulasi penanganan aksi unjuk rasa Polres Tegal Kota.(foto: Rio/puskapik.com)

Polres Tegal Kota menggelar simulasi penanganan unjuk rasa, di kawasan Alun Alun, tak jauh dari depan pintu gerbang Balai Kota Tegal diwarnai pembakaran sepeda motor

TEGAL, puskapik.com - Polres Tegal Kota menggelar simulasi penanganan unjuk rasa, di kawasan Alun Alun, tak jauh dari depan pintu gerbang Balai Kota Tegal, Kamis (23/4/2026).

Simulasi diawali dengan demonstrasi massa yang berjalan lancar dan aman, sesuai skenario yang dipaparkan Kabag Ops Kompol Nurcholis.

Pendemo yang mencoba merangsek masuk kompleks perkantoran Balai Kota Tegal, dapat diadang ratusan personel peleton Pengendali Massa (Dalmas) Sat Samapta.

Baca Juga: Hari Bumi Sedunia, Bupati Pemalang Launching Bank Sampah “Dadi Resik”

Massa pendemo kemudian mulai terlihat beringas dengan melempar dan menendang barikade tameng Dalmas.

Bahkan, kawat pelindung di jendela depan kendaraan Water Cannon, digoyang-goyang kasar, seperti hendak dirusak dan dicopot.

Tak lama kemudian, tiba-tiba, dua unit sepeda motor yang diparkir tidak jauh dari lokasi kejadian, menjadi sasaran amukan pendemo yang kian brutal.

Karena motor itu dibakar massa, dan menimbulkan kobaran api cukup hebat.

Ratusan warga yang semula tenang menonton aksi penanganan unjuk rasa itu, sempat dibuat kaget dan menjauh perlahan dari lokasi kejadian.

Mereka tak mengira, simulasi yang awalnya berjalan aman dan lancar, justru berujung pada pembakaran dua unit sepeda motor, dengan kobaran api menjulang tinggi.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait