Dinkes Kota Tegal Akan Telusuri Dugaan Gejala Keracunan Roti MBG

Senin, 23 Februari 2026 | 21.09
Tiga siswa SMP PIUS Kota Tegal, yang diduga mengalami gejala keracunan mendapat penanganan di RSU Islam Harapan Anda, Senin 23 Februari 2026. Foto : istimewa
Tiga siswa SMP PIUS Kota Tegal, yang diduga mengalami gejala keracunan mendapat penanganan di RSU Islam Harapan Anda, Senin 23 Februari 2026. Foto : istimewa

Dinkes Kota Tegal selidiki dugaan keracunan roti MBG yang dialami 3 siswa dari 244 penerima, tim periksa produksi hingga distribusi roti.

TEGAL, puskapik.com - Dinas Kesehatan Kota Tegal, memastikan akan menindaklanjuti dugaan keracunan yang dialami tiga siswa SMP PIUS usai mengonsumsi roti program MBG, Senin 23 Februari 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, M Zaenal Abidin, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan sementara, total penerima manfaat program tersebut mencapai 244 siswa.

"Laporan PM atau penerima manfaat 244 anak, yang mengalami gejala sementara ada tiga anak. Ini baru gejala," ujar Zaenal saat dihubungi puskapik.com, Senin malam.

Baca Juga: Tiga Siswa SMP PIUS Tegal Diduga Keracunan Roti MBG, Sempat Dilarikan ke RS

Meski jumlah siswa yang mengalami gejala relatif sedikit dibanding total penerima, pihaknya tetap akan melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan keamanan makanan yang didistribusikan.

Menurut Zaenal, roti bantal yang dikonsumsi para siswa berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Kraton 1, Kecamatan Tegal Barat.

"Besok tim kami akan ke SPPG Kraton 1," tegasnya.

Pemeriksaan tersebut dijadwalkan berlangsung Selasa 24 Februari 2026, termasuk penelusuran terhadap proses produksi, distribusi hingga penyajian makanan.

"Kami coba sekaligus menelusuri penyebab pasti dugaan gejala keracunan yang sempat membuat tiga siswa dilarikan ke RSU Islam Harapan Anda," pungkas Zaenal. **

Artikel Terkait