DPRD Kota Tegal Dorong Wirausaha Muda Ciptakan Lapangan Kerja

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal, Bagas Satya Indrana, memberikan masukan kepada finalis lomba WMP 2026 untuk mendorong kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja.
TEGAL, puskapik.com - Kewirausahaan menjadi salah satu pilihan bagi generasi muda untuk menghadapi terbatasnya lapangan kerja.
Pemerintah Kota Tegal bersama DPRD berupaya membuka peluang bagi anak muda, untuk mengembangkan usaha sekaligus menciptakan pekerjaan bagi masyarakat.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal, Bagas Satya Indrana mengatakan, pengembangan kewirausahaan pemuda perlu mendapat dukungan berkelanjutan.
Baca Juga: Kala NU Vs Muhammadiyah Tanding Sepak Bola di Pemalang
Menurut Bagas, anak muda tidak cukup hanya dipersiapkan untuk mencari pekerjaan, tetapi juga perlu didorong agar mampu membangun usaha sendiri.
Hal itu disampaikan Bagas, saat menghadiri Grand Final Lomba Wirausaha Muda Pemula atau WMP Tingkat Kota Tegal 2026 di Ballroom Lavender, Hotel Riez Palace, Senin 26 Oktober 2026.
"Harapannya, melalui kegiatan ini, anak-anak muda punya kesempatan untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat," kata Bagas.
Baca Juga: 7.999 Atlet Berebut Prestasi di Porprov Jateng, Ahmad Luthfi Bidik PON 2028
Bagas menilai, bonus demografi yang dimiliki Indonesia perlu dimanfaatkan dengan memberikan ruang bagi generasi muda, untuk mengembangkan potensi ekonomi.
Salah satunya, melalui program yang mempertemukan pelaku usaha pemula dengan kesempatan memperoleh apresiasi dan mengembangkan bisnis.
Bagas mengatakan, DPRD bersedia mendukung penyelenggaraan program tersebut melalui penganggaran sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.
Menurut Bagas, keberanian memulai usaha menjadi salah satu tantangan yang perlu diatasi.
Anak muda perlu memperoleh dorongan agar tidak hanya bergantung pada kesempatan kerja yang tersedia, tetapi juga mampu melihat peluang usaha di sekitarnya.
"Sekarang saya juga di HIPMI, mendorong agar anak muda mau berwirausaha. Karena kalau kita menjadi bos, kita bisa mengatur jam kerja dan pendapatan," ujar Bagas.
Meski demikian, Bagas mengingatkan bahwa keberhasilan usaha tidak semata-mata diukur dari keuntungan.
Pelaku usaha harus menjaga kejujuran, ketekunan dan integritas dalam menjalankan bisnis.
Bagas berharap, kegiatan WMP dapat melahirkan pengusaha muda yang kompeten dan berdaya saing, sekaligus mampu menyerap tenaga kerja di Kota Tegal. (Adv)
Artikel Terkait

Kala NU Vs Muhammadiyah Tanding Sepak Bola di Pemalang

7.999 Atlet Berebut Prestasi di Porprov Jateng, Ahmad Luthfi Bidik PON 2028

Persiapan PON 2028, Gunung Slamet Jadi Kawah Candradimuka Atlet Trail Run Jateng
