Kejar Target LP2B Kota Tegal, Dedy Yon Siapkan Tambahan 5,5 Hektare Sawah dan Perluas RTH

Nilai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan atau LP2B Kota Tegal masih perlu ditingkatkan, dari 87,96 menuju target ideal dengan penambahan lahan sawah dan RTH
TEGAL, puskapik.com - Nilai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan atau LP2B Kota Tegal masih perlu ditingkatkan, dari 87,96 menuju target ideal.
Pemerintah Kota Tegal pun mendorong penambahan lahan sawah dan Ruang Terbuka Hijau atau RTH sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan lingkungan.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, saat ini nilai LP2B Kota Tegal berada di angka 87,96.
Baca Juga: Menag Nasaruddin Berkunjung ke Ponpes APIK Kaliwungu, Tegaskan Penataan Ulang Pondok Pesantren
Untuk mencapai target, masih dibutuhkan tambahan sekitar 2,1 poin.
"Kurang 2,1 lagi, sehingga perlu penambahan sekitar 5,5 hektare lahan sawah. Ini yang sedang kami upayakan," ujar Dedy Yon, Sabtu 6 Juni 2026.
Selain LP2B, Pemkot Tegal juga mendorong peningkatan Ruang Terbuka Hijau atau RTH dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha hingga pengembang.
Menurut Dedy Yon, ke depan akan ada kebijakan yang mengatur komposisi pembangunan, yakni 60 persen untuk bangunan dan 40 persen untuk RTH.
"Pelaku usaha, baik PMA, home industri, horeka, maupun real estate, juga didorong untuk ikut menanam pohon di lingkungan masing-masing," jelas Dedy Yon.
Upaya tersebut disampaikan bertepatan dengan kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove di kawasan Pantai Pulo Kodok, Kota Tegal, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Dikatakan Dedy Yon, penanaman mangrove menjadi bagian dari langkah menjaga kawasan pesisir, terutama untuk mengurangi abrasi dan dampak pasang air laut.
Baca Juga: Jaga Pesisir Pemalang, Pemerintah Tanam Ribuan Mangrove
"Ini sangat penting untuk menjaga kelestarian pantai, sekaligus membantu menekan dampak lingkungan seperti polusi karbon," ucap Dedy Yon.
Selain di kawasan pesisir, Pemkot juga mengatur jenis tanaman sesuai lokasi.
Untuk wilayah pantai difokuskan pada mangrove, sementara kawasan perkotaan dan industri menggunakan tanaman peneduh seperti pohon pule putih.


