Lomba WMP 2026 Kota Tegal Jaring Lima Wirausaha Muda Potensial

Disporapar Kota Tegal jaring 5 wirausaha muda potensial di grand final Lomba Wirausaha Muda Pemula (WMP) Kota Tegal 2026 di Hotel Riez Palace.
TEGAL, puskapik.com - Sebanyak lima wirausaha muda, terpilih melaju ke babak grand final Lomba Wirausaha Muda Pemula atau WMP Kota Tegal 2026.
Mereka merupakan peserta yang berhasil melewati rangkaian seleksi, mulai dari administrasi, penilaian video hingga verifikasi lapangan.
Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Tegal, Zulaefa Alfi Azmiati mengatakan, lomba tersebut diikuti 17 pendaftar.
Dari jumlah itu, 12 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Lima finalis yang terpilih berasal dari sejumlah bidang usaha, antara lain kuliner, kecantikan, jasa barbershop dan konveksi.
Baca Juga: DPRD Kota Tegal Dorong Wirausaha Muda Ciptakan Lapangan Kerja
Pada babak grand final di Ballroom Lavender, Hotel Riez Palace, Senin 26 Oktober 2026, mereka mempresentasikan usaha masing-masing di hadapan dewan juri dan menjawab pertanyaan terkait pengelolaan serta rencana pengembangan bisnis.
Dewan juri terdiri atas Tri Utami Barliantini, Nelly Murni Roossadha dan Marissa Said.
Eva menjelaskan, Lomba WMP tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk memberikan penghargaan kepada pelaku usaha muda.
Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menjaring wirausaha potensial, yang dapat memperoleh pembinaan dan pendampingan agar usahanya berkembang.
Menurut Eva, keberhasilan membangun usaha tidak semata-mata ditentukan oleh kemenangan dalam perlombaan.
Kemampuan bertahan menghadapi persaingan, beradaptasi dengan perubahan pasar, menjaga kualitas produk serta memberikan manfaat bagi masyarakat juga menjadi faktor penting.
Karena itu, peserta diharapkan terus meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan teknologi digital dan memperluas jangkauan pemasaran.
Baca Juga: Kala NU Vs Muhammadiyah Tanding Sepak Bola di Pemalang
Pengembangan usaha juga diharapkan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.
Melalui program tersebut, Disporapar Kota Tegal ingin mendorong semakin banyak anak muda berani membangun usaha dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.
Zulaefa berharap, semangat 'Pemuda Berkarya, Ekonomi Berdaya", tidak berhenti setelah kompetisi berakhir.
"Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas dan dunia pendidikan diperlukan agar wirausaha muda dapat tumbuh secara berkelanjutan," ucap Eva.***



