RSUD Kardinah Tegal dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 902 Pekerja Rentan

RSUD Kardinah Kota Tegal mendaftarkan 902 pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dari program Mas Dedy Memang Jantan yang melibatkan ASN
TEGAL, puskapik.com - RSUD Kardinah Kota Tegal mendaftarkan 902 pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Kepesertaan tersebut merupakan bagian dari program Mas Dedy Memang Jantan yang melibatkan ASN untuk memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal.
Penyerahan kartu kepesertaan secara simbolis dilakukan bertepatan dengan upacara peringatan hari jadi RSUD Kardinah, Senin 2 November 2026.
Baca Juga: Bupati Brebes Minta Provider Patuhi Aturan Daerah, Saat Rapat Penertiban Kabel FO
Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono mengatakan, program Mas Dedy Memang Jantan merupakan akronim dari Masyarakat Berdedikasi Memperhatikan Angkatan Kerja Rentan.
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah melibatkan ASN dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang bekerja di sektor informal dan belum memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Bagaimana melibatkan seluruh ASN di dalam program mengatasi mereka yang mengalami kerentanan untuk mendapatkan jaminan ketenagakerjaan, terutama mereka yang bergerak di dalam pekerjaan informal," kata Agus.
Menurut Agus, kelompok pekerja informal membutuhkan perhatian karena pendapatan mereka sangat bergantung pada aktivitas pekerjaan sehari-hari.
Ketika tidak bisa bekerja akibat sakit, mereka otomatis kehilangan sumber penghasilan.
Salah satu kelompok yang menjadi sasaran program tersebut adalah tukang becak. Melalui skema ini, iuran kepesertaan pekerja rentan dibayarkan melalui kontribusi ASN.
"Kalau hari itu mereka sakit, otomatis tidak dapat pendapatan. Padahal mereka tetap harus membayar premi. Nah, premi itu dibayarkan oleh teman-teman RSUD Kardinah. Ada sekitar 902 sasaran," ujar Agus.
Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal, Agus Tien Dien Sari menjelaskan, program tersebut merupakan implementasi kebijakan Wali Kota Tegal dengan konsep satu ASN melindungi satu pekerja rentan.
Dari sekitar 5.800 ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tegal, sebanyak 2.800 orang telah berpartisipasi dalam gerakan tersebut.
Pelaksanaannya melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah atau OPD.
Program Diskon
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal Rudyanto Panjaitan mengatakan, pihaknya memberikan kemudahan pembayaran iuran melalui program diskon sebesar 50 persen hingga akhir Desember 2026.
Baca Juga: Ribuan Bibit Nila Dikembangkan di Lapas Plantungan, Penopang Ketahanan Pangan
Dengan potongan tersebut, iuran yang semula Rp 16.800 menjadi Rp 8.400. Besaran iuran normal kembali berlaku mulai Januari 2027.
Peserta yang didaftarkan RSUD Kardinah memperoleh perlindungan melalui dua program, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja atau JKK dan Jaminan Kematian atau JKM.
JKK mencakup pelayanan kesehatan akibat kecelakaan kerja sesuai indikasi medis, mulai dari rawat jalan, rawat inap, tindakan operasi, rehabilitasi medis hingga perawatan di rumah.
Peserta juga berhak memperoleh santunan sementara tidak mampu bekerja dan santunan cacat sesuai ketentuan.
Adapun JKM memberikan manfaat berupa santunan kematian, biaya pemakaman, santunan berkala serta beasiswa pendidikan bagi anak peserta yang memenuhi persyaratan.
Direktur RSUD Kardinah, dr Lenny Harlina Herdha Santi mengatakan, pendaftaran 902 pekerja rentan menjadi salah satu agenda sosial dalam rangkaian peringatan hari jadi rumah sakit.
Selain kegiatan tersebut, RSUD Kardinah juga menggelar donor darah, upacara peringatan, dan ziarah ke makam pendiri rumah sakit.
"Selain mendaftarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pekerja rentan, dalam rangka HUT RSUD Kardinah ada beberapa agenda yang dilaksanakan, antara lain donor darah, upacara, dan ziarah ke makam pendiri RSUD," kata Lenny.***
Artikel Terkait

Tepis Stigma Bahasa Tegal Kampungan, TeaterQi Luncurkan Buku Ngapak Bukan Sebuah Perundungan

Bupati Brebes Minta Provider Patuhi Aturan Daerah, Saat Rapat Penertiban Kabel FO

Ribuan Bibit Nila Dikembangkan di Lapas Plantungan, Penopang Ketahanan Pangan
