DLH Batang Hadirkan Teknologi Sipilah Mobile di TPA Randukuning, Kurangi Volume Sampah

Kamis, 17 September 2026 | 19.15
Sipilah Mobile di TPA Randukuning Batang
Sipilah Mobile di TPA Randukuning Batang

DLH Kabupaten Batang menghadirkan Sipilah Mobile - Landfill Mining untuk menangani krisis kapasitas penampungan sampah di TPA Randukuning pertama di Indonesia

BATANG, puskapik.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang menghadirkan teknologi Sipilah Mobile - Landfill Mining untuk menangani krisis kapasitas penampungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Randukuning.

Alat tersebut menjadi unit mobile landfill mining pertama yang dikembangkan dan dioperasikan di Indonesia.

Pengadaan unit ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 dengan nilai investasi sekitar Rp 300 juta.

Baca Juga: Warga Berharap Penanganan Tebing Sungai Keruh Rampung Sebelum Musim Hujan Tiba

Langkah ini diambil untuk mengurai timbunan sampah lama yang kian menggunung di area landfill TPA Randukuning.

Kepala DLH Kabupaten Batang, Rusmanto, menyatakan bahwa pengoperasian Sipilah Mobile difokuskan untuk mengurangi volume sampah lama sekaligus mengembalikan ruang landfill yang sudah terpakai.

"Pengadaan Sipilah itu dalam rangka kita meminimalkan volume sampah yang ada di TPA Randukuning. Sipilah akan kita gunakan untuk menambang atau mining timbulan sampah yang saat ini sudah ada di TPA," ujar Rusmanto dalam keterangannya, Kamis 17 September 2026

Secara teknis, unit mobile berdimensi 6 x 2 x 1,9 meter ini digerakkan oleh mesin diesel 100 HP.

Mesin ini dirancang untuk menggali dan memisahkan material sampah lama dengan kapasitas pengolahan 5 hingga 7 ton per jam, atau mencapai 40 ton per hari.

Baca Juga: Tiga Bulan Mengejar Target, Pembangunan Kampus UMKABA Kendal Dimulai

Proses pemisahan dilakukan dengan memilah sampah anorganik seperti plastik dari material organik yang telah terdegradasi menjadi kompos atau tanah.

Hasil pemisahan berupa tanah tersebut nantinya akan dimanfaatkan kembali untuk mendukung sistem sanitary landfill di TPA Randukuning.

Penerapan teknologi Sipilah Mobile ini menjadikan Kabupaten Batang sebagai daerah pelopor penggunaan sistem landfill mining bergerak di Indonesia, sekaligus solusi strategis memperpanjang masa pakai TPA tanpa perlu melakukan perluasan lahan baru.***