Nostalgia Ahmad Luthfi Bersama Purnawirawan Polri di Batang, Terkenang saat Jabat Kapolres, Hafal Nama Kades

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21.31
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyerahkan tumpeng kepada purnawirawan Polri Batang tertua Kompol (Pur) Ngadimin (77) saat acara tasyakuran HUT Ke-27 PP Polri Cabang Batang, di Aula Kantor Bupati Batang, Sabtu (11/7/2026).

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bernostalgia dengan Purnawiran Polri sewaktu menjabat Kapolres Batang sampaikan pesan masa purnabakti bukan berarti berhenti tugas

BATANG, puskapik.com - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berkunjung ke Kabupaten Batang Sabtu 11 Juli 2026.

Kedatangan Gubernur Ahmad Luthfi untuk bernostalgia dengan purnawiran Polri sewaktu menjabat Kapolres Batang tahun 2009-2011.

"Batang ini kampung halaman dan kota kelahiran saya ke setelah Nganjuk, Jatim. Saya justru merasakan keindahan dan kehangatan sewaktu menjabat Kapolres Batang daripada saat menjadi Kapolresta Solo maupun Kapolda Jateng,''ujar Ahmad Luthfi saat menghadiri acara Tasyakuran HUT ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Cabang Batang di Aula Kantor Bupati Batang.

Baca Juga: Ayo! Nobar Piala Dunia Argentina vs Swiss di Pendopo Pemalang Besok Pagi

Hadir pada acara itu Bupati Batang M Faiz Kurniawan, Kabag SDM Kompol Suhadi mewakili Kapolres.Unsur Forkompinda, Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Persatuan Wredhatama Republik Indonesia (PWRI), serta purnawirawan Polres Batang dan tamu lainnya.

Nostalgia Ahmad Luthfi disampaikan pada acara itu mulai kedatangannya dari Mabes Polri menuju ke Polres Batang.

"Jujur saat itu saya belum tahu Batang ki ngendi, sampai bablas ke timur ternyata sudah masuk wilayah. Akhirnya saya kembali ke arah barat dan menemukan Batang yang sekarang menjadi Kota Modern karena ada PLTU dan Kawasan Industri Terpadu Batang-Kawasan Ekonomi Khusus KITB-KEK Industripolis Batang,"ujarnya.

Gaya Kepemimpinan

Gubernur Jateng ini pun mengenang gaya kepemimpinannya saat bertugas sebagai Kapolres Batang.

Dia menerapkan kedekatan dengan anggota maupun masyarakat tanpa sekat.

"Saya tahu benar karakter masyarakat Batang. Seluruh desa sudah saya datangi makanya saya masih hafal kades saat menjadi Kapolres. Mereka bareng-bareng bersama anggota dan Dandim bersama Babinsa dalam kegiatan, khususnya menemani trabas,"ujar dia.

Acara bertambah menarik saat Gubernur menyapa mantan anggotanya.

Seperti saat menyapa Dokter Cipto Waluyo Kadokkes.

"Pak dokter kenangan apa dengan saya,"tanya Ahmad Luthfi.

"Saya ditelpon Komandan jam 04.00 karena tidak bisa tidur. Begitu saya tiba di rumah tidur ternyata pipi Komandan ditempeli "koyo", ternyata sakit gigi,"jawab dokter Cipto Waluyo yang disambut tepuk tangan dan senyum hadirin.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait