Polisi Ringkus 6 Pelaku Sindikat Penipuan Emas di Batang, Ini Modusnya

Satreskrim Polres Batang menangkap enam pelaku sindikat penipuan emas dengan korban Ahmad, warga Wonosari, Gunungkidul menderita kerugian Rp 174 juta.
BATANG, https://puskapik.com- Satreskrim Polres Batang menangkap enam pelaku sindikat penipuan emas dengan korban Ahmad, warga Wonosari, Gunungkidul menderita kerugian Rp 174 juta.
Kasus itu bermula korban Ahmad yang pedagang emas memasang pesan di FB akan membeli emas.
Wakapolres Batang Kompol Indra Hartono didampingi Kasatreskrim Iptu Sudaryono dan Plt Kasi Humas Ipda Sri Widadi, Rabu 3 Juni 2026 lalu mengungkapkan kronologi penangkapan dan modus operandinya.
Baca Juga: Mahasiswa PSDKU Undip Kampus Batang Ikuti Penanaman Mangrove di Pantai Denasri
"Salah satu pelaku menawarkan emas kepada korban. Selanjutnya disepakati pertemuan dan transaksi dilakukan di rumah yang dikontrak pelaku di wilayah Kecamatan Limpung,"kata Kompol Indra Hartono.
Setelah itu, lanjut Wakapolres Batang, komunikasi dilanjutkan dengan Hp, terkait pertemuan jual beli.
Disepakati pembelian dilaksanakan hari Selasa (5/5) di rumah kontrakan pelaku di Limpung.
Komplotan penipu langsung berbagi tugas. FKL (46), warga Bondowoso, berperan menawarkan emas dan berkomunikasi langsung dengan korban terkait transaksi. AN (66), warga Bondowoso, menjadi penyedia dana sekaligus pemilik emas yang digunakan dalam aksi tersebut.
ES (40) dan AZ (26), keduanya warga Bondowoso, berperan sebagai sopir kendaraan dan AA (52) warga Kabupaten Kendal
Dalam transaksi itu, korban menyerahkan uang tunai sebesar Rp174 juta sebagai pembayaran emas.
Usai menerima uang, para pelaku berpura-pura membungkus emas di ruang belakang.
Baca Juga: Puluhan Buruh Rokok dan Keluarga Petani Tembakau di Tegal Belajar Menjahit Hingga Bikin Roti
"Namun setelah ditunggu oleh korban pelaku sudah menghilang. Ternyata mereka melarikan diri melalui pintu belakang rumah yang dikontrak sembari membawa seluruh uang milik korban,"ujar Wakapolres.
Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Limpung sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolsek Limpung AKP Andi Fajar begitu mendapat laporan bersama Kanitreskrim Aiptu Santosa dan anggota langsung bergerak cepat.


