Teror Lebah di Blado Batang, Satu Tewas dan Puluhan Warga Tersengat

Selasa, 17 Februari 2026 | 08.38
Salah satu korban tersengat lebah.
Salah satu korban tersengat lebah.

Teror ribuan lebah liar di Blado Batang tewaskan 1 petani lansia, puluhan warga tersengat saat menolong, dua dirawat di puskesmas.

BATANG, puskapik.com – Teror ribuan lebah liar mengguncang Desa Kambangan, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Senin (16/2/2026). Seorang petani lanjut usia, Robul Rosiun (75), meninggal dunia setelah diduga diserang kawanan lebah saat berada di area persawahan.

Tak hanya merenggut satu nyawa, serangan lebah juga melukai puluhan warga yang berupaya memberikan pertolongan. Dua orang di antaranya harus menjalani perawatan di Puskesmas Bandar I.

Korban Robul Rosiun merupakan warga Dukuh Kambangan Selatan RT 02 RW 04, Desa Kambangan. Ia berpamitan pergi ke sawah seorang diri sekitar pukul 13.30 WIB. Namun hingga waktu Maghrib tiba, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Baca Juga: Bupati Tegal Targetkan Huntara di Padasari Terealisasi sebelum Lebaran

Keluarga yang khawatir kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian. Setelah dilakukan penyisiran selama beberapa jam, sekitar pukul 21.13 WIB korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di sawah Sewiru, sebelah selatan makam Dukuh Mijensari RT 01 RW 02.

Saat ditemukan, puluhan lebah masih menempel di tubuh korban. Warga segera mengevakuasi jenazah menggunakan ambulans desa menuju rumah duka. Petugas Puskesmas Kambangan 02 bersama aparat Polsek Blado Polres Batang melakukan pemeriksaan awal.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat sengatan lebah dalam jumlah masif. Faktor usia yang sudah lanjut diduga memperparah dampak serangan hingga berujung fatal.

Situasi di lokasi sempat mencekam. Ribuan lebah juga menyerang warga yang datang untuk menolong. Puluhan orang mengalami sengatan di bagian kepala, tangan, dan punggung.

Marwiyah (50), warga Dukuh Kambangan Selatan RT 03 RW 01, menjadi salah satu korban yang kini dirawat di Puskesmas Bandar I. Dengan kondisi tubuh masih lemas, ia menceritakan detik-detik saat lebah menyerang.

“Saat itu kami mau menolong, tiba-tiba lebah datang banyak sekali dan langsung menyerang. Saya tidak sempat lari jauh. Rasanya sakit sekali seperti ditusuk-tusuk,” ujarnya dari ruang perawatan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait