Antisipasi Banjir Susulan, Wabup Wurja Pastikan Tanggul Sungai Kritis Tertangani

Minggu, 15 Februari 2026 | 15.16
Wabup Brebes Wurja mengecek kondisi tanggul Sungai Pemali yang kritis dan menyebabkan banjir.
Wabup Brebes Wurja mengecek kondisi tanggul Sungai Pemali yang kritis dan menyebabkan banjir.

Wabup Brebes pastikan tanggul kritis Sungai Pemali dan Cisanggarung ditangani darurat untuk cegah banjir susulan dan lindungi warga terdampak.

BREBES, puskapik.com - Wakil Bupati (Wabup) Brebes Wurja, memastikan tanggul Sungai Cisanggarung dan Sungai Pemali yang kritis segera ditangani secara darurat. Hal itu ditegaskan saat Wurja bersama dinas terkait berkeliling mengecek langsung kondisi tanggul sungai yang kritis, kemarin.

Dalam kegiatannya ini, selain memberikan bantuan logistic kepada warga terdampak banjir, Wabup juga mengecek kondisi tanggul sungai yang kritis agar segera ditangani darurat. Hal itu sebagai upaya mengantisipasi banjir susulan.

Wabup Brebes Wurja mengatakan, pihaknya sudah mengecek langsung tanggul yang kritis dan sudah memerintahkan untuk gerak cepat melakukan penangganan darurat. Termasuk, memberikan bantuan karung agar diisi tanah untuk memperkuat tanggul sungai.

Baca Juga: Kecamatan Watukumpul Pemalang Kerja Bakti Serentak Tangani Dampak Bencana

"Kita sudah koordinasi dengan instansi terkait, agar secepatnya membuat tanggul darurat. Banjir ini disebabkan lokasi tanggul yang kritis," ujarnya usai meninjau tanggul darurat di Desa Sidamulya, kemarin.

Dari cek di lapangan, kata Wabup, awalnya tanggul tergerus debit Sungai Pemali menyisakan dua meter. Namun, dengan intensitas hujan tinggi dan debit air terus meningkat sekarang hanya menyisakan tanggul sepanjang setengah meter, terangnya.

"Kalau dulu menyisakan dua meter, tapi sekarang hanya tinggal setengah meter dari pemukiman warga. Jelas ini membahayakan warga," tandasnya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes Ismawan Nur Laksono menambahkan, sesuai instruksi Wabup, pihaknya sudah berkoordinasi dengan anggota untuk mengirimkan tanah untuk membuat tanggul darurat.

"Tadi kita sudah koordinasi untuk mengirim tiga dump truk pasir atau tanah untuk membuat tanggul darurat," katanya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes menyebutkan, dari meluapnya Sungai Pemali dan Sungai Cisanggarung menyebabkan 3.471 KK terdampak banjir. Mereka tersebar di sembilan desa, di empat kecamatan. Yakni, Desa Losari Kidul, Pekauman dan Randusari, Kecamatan Losari. Kemudian, Desa Bojong, Kebogadung dan Kedungtukang Kecamatan Jatibarang. Selanjutnya, Desa Songgom dan Jatimakmur Kecamatan Songgom. Serta, di Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait