Batuk Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi TBC, Puskesmas Bumiayu Gelar Skrining Gratis di Dukuhturi

Puskesmas Bumiayu menggelar skrining TBC gratis di Desa Dukuhturi untuk mendeteksi dini kasus tuberkulosis dan mencegah penularan melalui pemeriksaan dahak serta rontgen.
BREBES, puskapik.com – Batuk yang tak kunjung sembuh kerap dianggap sebagai penyakit biasa.
Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi salah satu gejala tuberkulosis (TBC), penyakit menular yang hingga kini masih menjadi persoalan kesehatan di Indonesia.
Sebagai upaya mendeteksi kasus sejak dini, BLUD UPT Puskesmas Bumiayu menggelar skrining TBC gratis bagi masyarakat di Balai Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Baca Juga: Tercebur ke Sumur 15 Meter, Nenek di Tegal Berhasil Dievakuasi Selamat
Dalam kegiatan yang dilaksanakan Senin, 27 Juli 2026 itu, Tim Tracer TB Paru Puskesmas Bumiayu bersama petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes dahak kepada warga.
Bagi peserta yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan, petugas juga akan merekomendasikan pemeriksaan rontgen.
Kepala BLUD UPT Puskesmas Bumiayu, dr Hery Agung Prasetya, mengatakan, skrining TBC akan dilakukan secara bertahap di desa-desa di wilayah Kecamatan Bumiayu dengan target sekitar 100 warga pada setiap kegiatan.
Baca Juga: Krisis Air Bersih, Perumda Tirta Ayu Tegal Gencar Dropping Air ke Desa Kekeringan
"Program ini bertujuan memastikan masyarakat yang menjadi sasaran menjalani pemeriksaan dahak dan rontgen apabila diperlukan, sehingga kasus TBC dapat ditemukan lebih awal dan segera mendapatkan penanganan," kata Agung.
Menurut Agung, deteksi dini merupakan kunci untuk memutus rantai penularan TBC. Karena itu, masyarakat yang mengalami gejala seperti batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, demam, atau berkeringat pada malam hari diminta tidak menunda memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Ia berharap kegiatan skrining tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini TBC.
Dengan begitu, angka penularan dapat ditekan sekaligus mempercepat penanganan bagi penderita sehingga kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat.
Sekdes Dukuhturi, Andi Kuswoyo, mengapresiasi pelaksanaan skrining TBC yang digelar Puskesmas Bumiayu.
Menurutnya, kegiatan tersebut membantu masyarakat memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara mudah sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit menular. **


