Belasan Pelajar di Brebes Jadi Korban Warung Aceh

Belasan pelajar di Brebes jadi korban penyalahgunaan obat keras yang dijual bebas di warung Aceh. BNN Kota Tegal lakukan pendampingan dan rehabilitasi.
Foto : ilustrasi
BREBES, puskapik.com - Belasan pelajar di Kabupaten Brebes menjadi korban penyalahgunaan obat keras atau obat berbahaya yang dijual bebas warung Aceh.
Hal itu terungkap dari hasil pendampingan dan layanan rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal.
Data BNN Kota Tegal menyebutkan, sejak Januari hingga April 2026, total korban penyalahgunaan obat keras sebanyak 35 orang.
Dari jumlah itu, usia dewasa sebanyak 9 orang dan 26 sisanya berstatus pelajar. Bahkan, sebaran 26 pelajar terbagi menjadi tiga wilayah.
Baca Juga: Peredaran Rokok Ilegal di Tegal Masih Tinggi, 563 Ribu Batang Disita
Meliputi 14 pelajar berasal dari Kabupaten Brebes, 9 pelajar Kota Tegal dan 3 lainnya dari Kabupaten Tegal.
"Hari ini, ada 5 pelajar yang diantar langsung oleh sekolah beserta orang tua masing-masing untuk dilakukan pendampingan terkait dengan penyalahgunaan obaya. Sebelumnya, juga sudah ada 11 pelajar dengan permasalahan yang sama," ungkap Kepala BNN Kota Tegal, Kunarto kepasa wartawan, Selasa (7/4) sore.
Baca Juga: Ketika Pembelajaran Koding Diterapkan pada Anak di Sekolah
Dia mengatakan, maraknya peredaran ilegal obat keras dan obat berbahaya, memperbesar peluang penyalahgunaan yang terjadi di wilayah Brebes, Kota Tegal, dan Kabupaten Tegal. Sehingga, menjadi ancaman serius bagi masyarakat dan perlu upaya sistematis dan kolaboratif untuk memberantas peredaran obat- obatan ilegal tersebut.


