Fahri, Pendaki Brebes yang Jatuh ke Kawah Gunung Slamet Dikenal Sebagai Andalan Futsal Sekolah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 14.06
Rombongan Tim SAR dan relawan mengantar jenazah Fahri ke rumah duka di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.
Rombongan Tim SAR dan relawan mengantar jenazah Fahri ke rumah duka di Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Pendaki asal Brebes, M Fahri Maulana, tewas setelah jatuh ke kawah Gunung Slamet. Jenazah berhasil dievakuasi hingga tiba di rumah duka pada Rabu pagi.

BREBES, puskapik.com – Pendaki asal Sirampog, Kabupaten Brebes, yang jatuh ke kawah Gunung Slamet akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa malam, 18 Agustus 2026.

Pendaki tersebut bernama M Fahri Maulana, warga Dukuh Pakeleran, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog. Fahri meninggal dunia setelah terjatuh ke kawah saat berada di kawasan Puncak Salam.

Fahri mendaki Gunung Slamet bersama tiga rekannya melalui Basecamp Bosapala Sawangan, Kabupaten Tegal, pada Senin (17/8/2026) malam.

Baca Juga: Inilah Salah Satu Penampilan Slawi Night Carnival 2026, Megah dan Spektakuler

Rombongan mencapai puncak pada Selasa pagi. Setelah selesai muncak sekitar pukul 09.00 WIB, mereka memutuskan untuk turun.

Namun, Fahri memilih turun belakangan. Ia masih berada di sekitar bibir kawah.

Saat berada di kawasan Puncak Salam, tanah yang dipijaknya tiba-tiba ambrol. Fahri pun terjatuh ke kawah dengan kedalaman diperkirakan sekitar 15 hingga 20 meter.

Peristiwa tersebut disaksikan oleh pendaki lain. Kejadian kemudian dilaporkan ke pos Basecamp Bosapala Sawangan dan diteruskan kepada Unit Siaga SAR Pemalang Kantor SAR Semarang untuk meminta pertolongan.

Baca Juga: Hari Jadi ke-81 Jateng, Ahmad Luthfi Apresiasi Peran Petani, Buruh, hingga UMKM

Tim SAR bersama unsur terkait kemudian melakukan proses evakuasi. Setelah beberapa jam, Fahri berhasil diangkat ke permukaan sekitar pukul 19.00 WIB.

Evakuasi kemudian dilanjutkan dengan membawa Fahri turun dari kawasan Gunung Slamet. Setelah melalui proses selama berjam-jam, jenazah tiba di Basecamp Permadi Guci sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (19/8/2026).

Dari basecamp, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke rumah duka di Dukuh Pakeleran, Desa Sridadi.

Sekitar pukul 05.00 WIB, jenazah Fahri tiba di rumah duka. Tiga jam kemudian atau sekitar pukul 08.00, jenazah Fahri dimakamkan di pemakaman umum setempat.

Kepergian Fahri meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Fahri merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Dasman dan Sairoh.

Sehari-hari, Fahri masih menjalani aktivitasnya sebagai pelajar di SMPN 2 Sirampog.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait