Indra Kusuma Tetap di PDI Perjuangan Brebes, Rumor Pindah ke PSI Dibantah

Isu Indra Kusuma pindah ke PSI ditepis Ketua DPRD Brebes Mukhamad Taufiq. Ia menegaskan Indra tetap kader PDIP dan menyebut rumor tersebut hoaks pasca dinamika internal partai.
BREBES, puskapik.com – Isu politik yang menyebutkan tokoh senior PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Indra Kusuma, akan berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ditegaskan tidak benar. Penegasan itu datang dari Mukhamad Taufiq, Ketua DPRD Kabupaten Brebes sekaligus kader senior PDIP yang dikenal dekat dengan Indra.
Klarifikasi ini sekaligus menepis rumor yang sempat beredar di kalangan masyarakat dan media sosial, yang dinilai berpotensi menimbulkan kegaduhan politik lokal.
“Isu Indra Kusuma pindah ke PSI itu tidak benar. Saya tegaskan, Pak Indra tetap bagian dari PDI Perjuangan,” ujar Taufiq saat dikonfirmasi, Selasa (2/2/2026).
Baca Juga: Ironi Konser Amal Pemalang : Anggaran Hampir Rp 1 Miliar, Donasi Tak Seberapa
Taufiq menilai kabar tersebut hanyalah spekulasi politik yang muncul pasca pergantian Ketua DPC PDIP Brebes. Menurutnya, perubahan struktur kepengurusan sering kali memunculkan narasi liar yang tidak berbasis fakta.
“Itu hoaks yang sengaja dimainkan untuk menciptakan kegaduhan politik,” paparnya.
Sebagai Ketua DPRD Brebes periode 2024–2029, Taufiq memiliki posisi strategis dalam dinamika politik daerah. Ia kembali dilantik pada 21 Oktober 2024, setelah sebelumnya menjabat Ketua DPRD definitif periode 2019–2024. Rekam jejak panjangnya di PDIP, termasuk sebagai mantan Sekretaris DPC, membuatnya memahami secara mendalam proses kaderisasi, konsolidasi organisasi, hingga peta politik lokal.
Dengan pengalaman tersebut, Taufiq menegaskan bahwa tidak ada komunikasi resmi, pembicaraan internal, maupun pernyataan langsung dari Indra Kusuma yang mengarah pada rencana bergabung dengan PSI atau partai politik lain. “Tidak pernah ada pembicaraan soal itu. Saya cukup tahu posisi dan sikap politik beliau. Indra masih konsisten dengan jalur politik yang selama ini ditempuhnya,” tegasnya.
Baca Juga: Musrenbang Bumiayu, Kades Penggarutan Minta Anggaran Seremonial Dialihkan untuk Banjir
Sebagai informasi, Indra Kusuma dikenal sebagai tokoh politik senior di Kabupaten Brebes. Ia menjabat sebagai Bupati Brebes periode 2007–2012 dan selama masa kepemimpinannya membangun jejaring politik serta sosial yang luas. Jejaring itu mencakup struktur partai, tokoh agama, pelaku usaha, hingga komunitas akar rumput. Meski tidak lagi menduduki jabatan di pemerintahan, kehadirannya dalam berbagai kegiatan sosial dan politik membuat namanya tetap diperhitungkan dalam dinamika politik Brebes.
Pengaruh politik Indra juga tercermin dalam perjalanan keluarganya. Istrinya, Maryatun, aktif mendampingi berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Sementara anak-anaknya menempati posisi strategis dalam politik elektoral di berbagai tingkatan pemerintahan. Paramitha Widya Kusuma saat ini menjabat sebagai Bupati Brebes, Shintya Sandra Kusuma merupakan anggota DPR RI, dan Kingking Trahing Kusuma duduk sebagai anggota DPRD Brebes.
Keterlibatan keluarga Indra di eksekutif daerah, legislatif nasional, dan legislatif daerah menunjukkan kuatnya basis politik yang dibangun dan dirawat secara konsisten. Hal ini, menurut Taufiq, menjadi bukti bahwa isu perpindahan Indra ke PSI tidak sejalan dengan realitas politik yang selama ini terbentuk.
“Dengan konfigurasi politik seperti itu, sangat tidak relevan kalau dikaitkan dengan isu pindah partai. Secara politik, fondasinya jelas,” ujarnya.
Taufiq menambahkan, rumor semacam ini kerap muncul dalam situasi konsolidasi internal partai. Tokoh-tokoh senior yang masih memiliki pengaruh kuat di tingkat lokal sering kali dijadikan sasaran isu liar. “Setiap ada dinamika internal partai, biasanya muncul isu-isu liar. Ini salah satunya,” kata dia.
Ia menilai, keberadaan keluarga Indra Kusuma di berbagai posisi strategis seharusnya dibaca sebagai bagian dari keberhasilan kaderisasi politik, bukan justru dipelintir menjadi isu perpindahan partai. “Ini bukan soal individu, tapi soal proses politik yang panjang. PDIP di Brebes tumbuh bersama para kadernya, termasuk Pak Indra dan keluarganya,” lanjut Taufiq.



