Gebyar Bumiayu Fair 2026 Siapkan Wahana Dinosaurus dan Prosotan Pelangi, Apa Lagi yang Baru?

Senin, 27 Juli 2026 | 15.29
Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 akan digelar di Lapangan Asri, Bumiayu, pada 29 Agustus hingga 12 September 2026 dengan menghadirkan sejumlah pembaruan, termasuk Wahana Dinosaurus dan Prosotan Pelangi.
Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 akan digelar di Lapangan Asri, Bumiayu, pada 29 Agustus hingga 12 September 2026 dengan menghadirkan sejumlah pembaruan, termasuk Wahana Dinosaurus dan Prosotan Pelangi.

Gebyar Bumiayu Fair 2026 digelar 29 Agustus–12 September di Lapangan Asri. Hadirkan 214 stan, wahana baru, dan panggung kreativitas untuk meriahkan pesta rakyat

BREBES, puskapik.com – Gebyar Bumiayu Fair (GBF) akan kembali digelar pada 29 Agustus hingga 12 September 2026 di Lapangan Asri, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Pesta rakyat tahunan ini akan hadir selama 15 hari dengan sejumlah pembaruan, mulai dari wahana permainan baru hingga panggung kreativitas masyarakat.

Ketua Panitia GBF 2026, Edi Riyanto, mengatakan, sebanyak 214 stan telah disiapkan dalam gelaran tahun ini. Stan tersebut akan diisi oleh instansi pemerintah, pelaku UMKM, perusahaan swasta.

Baca Juga: Siswa SMK Islamiyah Tegal Juara 1 Yamaha Sunday Race 2026 di Sirkuit Mandalika

Menurut Edi, keberadaan stan pameran menjadi salah satu bagian penting dalam GBF karena menjadi tempat bertemunya pelaku usaha dengan masyarakat.

"Selain menjadi ajang hiburan, GBF juga diharapkan mampu mendorong promosi UMKM, pelaku usaha, serta potensi daerah di selatan Kabupaten Brebes," kata Edi Riyanto.

Untuk menarik minat kunjungan, panitia menyiapkan sejumlah pembaruan pada GBF 2026. Salah satunya dengan menghadirkan dua wahana permainan baru, yakni Wahana Dinosaurus dan Prosotan Pelangi. Kehadiran dua wahana tersebut diharapkan mampu menarik pengunjung keluarga, terutama anak-anak.

Baca Juga: Di Hadapan BEM SI, Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Terlibat Bangun Daerah

Diluar wahana baru tersebut, sejumlah permainan favorit tetap akan meramaikan arena GBF 2026. Di antaranya Ombak Banyu, Ontang-Anting, Bianglala, Kora-Kora, serta berbagai wahana permainan lainnya.

Selain itu, juga ada beberapa kegiatan yang akan digelar setiap sore hingga menjelang acara hiburan live musik di panggung utama. Diantaranya parade marching band, fashion show, pentas tari tingkat TK, SD, dan MI, parade qasidah, hingga lomba e-sport.

"Kami ingin panggung GBF menjadi milik bersama. Masyarakat, sekolah, komunitas, sanggar seni, hingga organisasi memiliki kesempatan untuk menunjukkan potensi seni, budaya, dan kreativitasnya," ujarnya.

Edi Riyanto yang juga Kades Kalijurang berharap GBF 2026 dapat meningkatkan antusiasme masyarakat sekaligus memberi dampak positif bagi pelaku usaha dan berbagai potensi daerah di selatan Kabupaten Brebes."Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan GBF 2026. Mari datang dan ikut meramaikan berbagai kegiatan yang telah kami siapkan," ujarnya

Artikel Terkait