Konfercab GMNI Brebes di Pendapa Bumiayu, Minggu 15 Februari 2026

Minggu, 15 Februari 2026 | 19.06
Konfercab GMNI Brebes di Pendapa Bumiayu, Minggu 15 Februari 2026.
Konfercab GMNI Brebes di Pendapa Bumiayu, Minggu 15 Februari 2026.

Konfercab III GMNI Brebes di Pendapa Bumiayu bahas ancaman krisis ekologi dan dorong keseimbangan pembangunan ekonomi berkelanjutan, Minggu 15 Februari 2026.

BREBES, puskapik.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Brebes menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) III di Pendapa Bumiayu, Minggu 15 Februari 2026.

Forum tertinggi di tingkat cabang ini mengangkat tema “348 Tahun Kabupaten Brebes Berada dalam Persimpangan Pertumbuhan Ekonomi yang Mengancam Krisis Ekologi”.

Konfercab III tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi ruang diskusi strategis mengenai isu lingkungan yang berdampak pada ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Dari Sampah Jadi Berkah, Bank Sampah Nusa Indah Tegal Gelar Bazar Murah

Para mahasiswa menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.

Dalam acara ini, hadir sejumlah narasumber yang berbagi pandangan dan rekomendasi. Yaitu

Adi Gunawan SH, aktivis lingkungan dari Kecamatan Sirampog,

Gatot Setia Nugroho ST, Kepala Bidang Perencanaan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH),

Rokib SHut MP, Pengendali Ekosistem Hutan Ahli Madya CDK Wilayah V DLH Provinsi Jawa Tengah.

Para narasumber menyoroti berbagai isu lingkungan yang menjadi ancaman serius bagi Brebes, seperti alih fungsi lahan, pengelolaan sampah, dan kerusakan kawasan hutan.

Mereka sepakat bahwa penanganan masalah ini harus dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Brebes, Apriyanto Sudarmoko, mewakili Bupati Brebes, memberikan apresiasi atas peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial.

“Di sinilah peran kader GMNI dan kaum intelektual muda sangat dibutuhkan, dengan gagasan-gagasan kritis, rekomendasi kebijakan yang konstruktif, serta gerakan nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Ketua Panitia Konfercab III, Yusuf, menambahkan bahwa selain agenda internal organisasi, Konfercab juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengajukan gagasan terkait pembangunan berkelanjutan.“Di usia Brebes yang ke-348 tahun, GMNI ingin memastikan pembangunan berjalan seimbang, tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi tetapi juga menjaga keberlanjutan ekologi,” tegasnya.

Konfercab ini diikuti lima komisariat DPK GMNI, yaitu GMNI UMBS, GMNI STUPB, GMNI FKIP UPB, GMNI STAI Brebes, dan GMNI UMUS Brebes, serta dihadiri perwakilan dari DPD, DPP, dan alumni GMNI. **

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait