Korban Ketiga Ditemukan di Reruntuhan Gedung Hogwan Bumiayu

Korban ketiga, Kajat (70), ditemukan tim gabungan di reruntuhan Gedung Hogwan Bumiayu. Total korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut menjadi tiga orang.
BREBES, puskapik.com – Tim gabungan kembali menemukan satu korban dalam pencarian di lokasi runtuhnya tembok bagian depan Gedung Hogwan, Jalan Lapangan Asri, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Minggu, 30 Agustus 2026.
Korban ditemukan sekitar pukul 13.40 WIB setelah pencarian menggunakan alat berat.
Dengan ditemukannya korban tersebut, jumlah korban meninggal dunia dalam peristiwa runtuhnya Gedung Hogwan menjadi tiga orang.
Baca Juga: Dua Kakak Beradik Korban Runtuhnya Gedung Hogwan Dimakamkan di Karangturi Bumiayu
Korban ketiga ditemukan tertimbun material reruntuhan bangunan. Petugas kemudian melakukan identifikasi terhadap korban di lokasi.
Korban diketahui bernama Kajat (70). Rumahnya berada di kawasan sekitar Gedung Hogwan, tepatnya di belakang salah satu rumah warga yang terdampak reruntuhan.
Menurut informasi warga, Kajat diduga sedang dalam perjalanan pulang setelah membeli kopi di sebuah warung yang berada di sisi timur tiga rumah yang terdampak material bangunan.
Baca Juga: Alat Berat Tiba di Gedung Hogwan Bumiayu, Evakuasi Reruntuhan Dipercepat
Koordinator Penanganan Bencana BPBD Kabupaten Brebes Posko Bumiayu, Budi Sujatmiko, mengatakan korban ditemukan setelah tim melakukan pencarian dengan bantuan alat berat.
Setelah ditemukan, korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bumiayu untuk proses selanjutnya sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.“Setelah ditemukan, korban kami bawa ke RSUD Bumiayu sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Budi di lokasi kejadian, Minggu.
Budi mengatakan proses evakuasi material reruntuhan masih terus dilakukan oleh tim gabungan.“Evakuasi masih terus dilakukan,” ujarnya.
Sebelumnya, runtuhnya tembok bagian depan Gedung Hogwan sekitar pukul 05.30 WIB menimpa tiga rumah warga. Dua korban meninggal dunia yang ditemukan lebih awal merupakan kakak beradik, Nara dan Arfa.
Dengan ditemukannya Kajat, total korban meninggal dunia dalam peristiwa runtuhnya gedung Hogwan Bumiayu tersebut menjadi tiga orang. **


