Pemuda di Bantarkawung Brebes Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Tergantung di Kebun Belakang Rumah

Jumat, 8 Mei 2026 | 16.26
Petugas memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan warga yang ditemukan meninggal di kebun belakang rumahnya (DOK)
Petugas memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan warga yang ditemukan meninggal di kebun belakang rumahnya (DOK)

Seorang pemuda di Brebes ditemukan meninggal tergantung di kebun belakang rumah. Polisi pastikan tidak ada tanda kekerasan, keluarga menerima sebagai musibah.

BREBES, puskapik.com – Warga Desa Tambakserang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, digegerkan dengan penemuan seorang pemuda yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di area kebun belakang rumah keluarganya, Jumat, 8 Mei 2026.

Korban diketahui bernama Dede Lesmana (31), warga setempat yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian di Dukuh Kampung Baru.

Peristiwa pada sekitar pukul 06.30 tersebut pertama kali diketahui perangkat desa setelah menerima laporan dari warga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Baca Juga: Solar Industri Melonjak, Nelayan Jateng Minta Skema BBM Khusus

Dari keterangan awal di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi tergantung di area kebun belakang rumah sebelum kemudian warga dan aparat setempat melakukan penanganan.

Petugas Polsek Bantarkawung bersama tim medis yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Bantarkawung AKP Puji Haryati membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Bapemperda DPRD Brebes Kebut Penyusunan Raperda Strategis

Sejumlah barang di sekitar lokasi juga ditemukan dan kini masih dalam pendalaman pihak kepolisian untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui telah mengalami gangguan kesehatan mental dalam dua tahun terakhir. Informasi tersebut turut menjadi perhatian dalam proses penanganan.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait