PMI Salurkan Santunan untuk Keluarga Korban Gedung Hogwan Bumiayu

Selasa, 1 September 2026 | 10.16
Plt Camat Bumiayu Hendra Pradistyo Busono menyerahkan santunan dari PMI Kabupaten Brebes kepada keluarga korban runtuhnya gedung Hogwan di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu.
Plt Camat Bumiayu Hendra Pradistyo Busono menyerahkan santunan dari PMI Kabupaten Brebes kepada keluarga korban runtuhnya gedung Hogwan di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu.

PMI Brebes menyalurkan santunan kepada keluarga tiga korban meninggal akibat runtuhnya Gedung Hogwan di Bumiayu. Masing-masing keluarga menerima Rp750 ribu.

BREBES, puskapik.com – PMI Kabupaten Brebes menyalurkan santunan kepada keluarga tiga korban meninggal akibat runtuhnya Gedung Hogwan, bangunan tua bekas pabrik tapioka di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu.

Santunan tersebut diserahkan Plt Camat Bumiayu Hendra Pradistyo Busono kepada pihak keluarga, Senin sore, 31 Agustus 2026. Santunan masing-masing sebesar Rp750.000 untuk tiga korban meninggal.

Dalam kesempatan tersebut, Hendra menyampaikan pesan belasungkawa dari Pemerintah Kabupaten Brebes, dalam hal ini Bupati Brebes, kepada keluarga korban.

Baca Juga: Raperda TPI Disepakati, Pemkab Kendal Bidik Tata Kelola Perikanan Lebih Baik

“Turut berbelasungkawa yang sebesar-besarnya atas musibah yang terjadi. Siapa pun tentu tidak mengharapkan hal ini terjadi. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah memberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan,” kata Hendra.

Ia juga menyampaikan doa agar tiga korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Hendra meminta keluarga yang ditinggalkan tetap kuat menghadapi musibah tersebut dan melanjutkan kehidupan.

“Jangan berlarut-larut dalam kesedihan karena hidup harus tetap berjalan. Tetap semangat,” ujarnya.

Baca Juga: Dikawal Ratusan Relawan, Agus Pratikno Mantap Daftar Pilkades Bojongnangka Pemalang

Selain menyampaikan santunan, Hendra mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Warga juga diminta tidak mendekati area bangunan tersebut demi keselamatan bersama.

Hingga Senin, bagian tembok Gedung Hogwan masih tersisa setelah bagian depan bangunan runtuh pada Minggu (30/8/2026). Kondisi tersebut membuat area di sekitar lokasi masih dalam penanganan.

Runtuhnya bagian depan Gedung Hogwan di Jalan Lapangan Asri tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Material bangunan menimpa tiga rumah warga dan menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Tiga korban tersebut yakni Kajat (80) serta kakak beradik Nara (4) dan Arfa (8).

Artikel Terkait