Stasiun Bumiayu Makin Ramai, Jadi Simpul Transportasi dan Akses Wisata Brebes Selatan

Senin, 25 Mei 2026 | 10.53
Stasiun Bumiayu di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, makin ramai dan jadi gerbang wisata Brebes selatan.(FOTO DOK)
Stasiun Bumiayu di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, makin ramai dan jadi gerbang wisata Brebes selatan.(FOTO DOK)

Stasiun Bumiayu kian ramai dengan 39 perjalanan KA per hari. Akses menuju wisata Brebes selatan makin mudah, penumpang terus meningkat tiap tahun.

BREBES, puskapik.com- Stasiun Bumiayu di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kini semakin ramai digunakan masyarakat. Selain menjadi pusat mobilitas warga, stasiun ini juga memudahkan akses menuju sejumlah destinasi wisata di wilayah Brebes selatan.

Berlokasi di Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, stasiun kelas II ini memiliki peran penting sebagai penghubung masyarakat ke berbagai kota di Pulau Jawa.

Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, M As’ad Habibuddin mengatakan, Stasiun Bumiayu menjadi simpul transportasi penting bagi masyarakat Brebes selatan.

Baca Juga: Produksi Sampah Warga Brebes 1.300 Ton Per Hari, Ini Langkah Pemkab

“Stasiun Bumiayu bukan hanya menjadi titik keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga bagian penting dalam mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat Brebes selatan,” katanya.

Selain menjadi pusat transportasi, Stasiun Bumiayu juga dikenal memiliki panorama alam yang menarik. Kawasan stasiun dikelilingi perbukitan hijau yang membuat suasananya terlihat asri dan sejuk.

Tak sedikit penumpang menyebut Stasiun Bumiayu sebagai salah satu stasiun dengan pemandangan indah di jalur selatan Jawa.

Baca Juga: Puluhan Pelajar SMP Pekalongan Diamankan Aparat, Saat Konvoi Kelulusan

Dari stasiun ini, masyarakat maupun wisatawan juga dapat dengan mudah menuju sejumlah lokasi wisata di Brebes selatan.

Salah satunya Kebun Teh Kaligua yang dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan. Di sekitar kawasan stasiun juga terdapat Jembatan Sakalibel yang menjadi salah satu ikon wilayah Bumiayu.

Untuk layanan perjalanan, terdapat 39 perjalanan kereta api yang melayani penumpang di Stasiun Bumiayu setiap hari.

Penumpang dapat melakukan perjalanan langsung menuju sejumlah kota besar seperti Jakarta, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya hingga Jember.

KAI juga masih mengoperasikan kereta api bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO) yang berhenti di Stasiun Bumiayu, yakni KA Bengawan relasi Purwosari–Pasarsenen.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat bepergian menuju Jakarta dengan tarif mulai Rp70 ribu hingga Rp74 ribu.

Sementara itu, jumlah penumpang di Stasiun Bumiayu juga terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait