Pemalang Mulai Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Prioritas

Minggu, 14 Juni 2026 | 21.58
Peluncuran Sensus Ekonomi 2026 BPS Pemalang
Pencanangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 digelar di Ballroom Hotel R-Gina, Jumat 12 Juni 2026

Ribuan petugas lapangan akan diterjunkan dalam Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pemalang sebagai langkah memperbarui data usaha dan memotret ekonomi daerah

PEMALANG, puskapik.com – Ribuan petugas lapangan akan diterjunkan untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pemalang sebagai langkah memperbarui data usaha dan memotret perkembangan ekonomi daerah.

Pencanangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 digelar di Ballroom Hotel R-Gina, Jumat 12 Juni 2026, sebagai tanda dimulainya pendataan ekonomi yang akan berlangsung di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang.

Pencanangan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro dengan memukul gong serta penandatanganan komitmen bersama untuk mendukung suksesnya Sensus Ekonomi 2026.

Baca Juga: Pemuda 18 Tahun di Pemalang Ditangkap Polisi, Diduga Jadi Pengedar Obat Keras, Barang Bukti 99 Pil

Penandatanganan komitmen itu melibatkan sejumlah unsur strategis, mulai dari Pemerintah Kabupaten Pemalang, Badan Pusat Statistik (BPS), Bappeda, Polres Pemalang serta berbagai organisasi pengusaha.

Komitmen tersebut menegaskan dukungan seluruh pihak dalam menyediakan data ekonomi yang akurat dan terpercaya sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat nasional maupun daerah.

Bupati Anom Widiyantoro menegaskan bahwa pencanangan tersebut menjadi titik awal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan menjangkau 14 kecamatan di Kabupaten Pemalang dengan dukungan sekitar 1.500 petugas lapangan.

“Sensus ini bukan sekadar pendataan, tetapi langkah strategis untuk menghadirkan data berintegritas sebagai dasar perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan pembangunan ekonomi ke depan,” ujar Anom Widiyantoro.

Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada integritas dan profesionalitas para petugas. Karenanya, ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen yang telah disepakati melalui pakta integritas dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Anom Widiyantoro juga mengharapkan partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang benar sehingga hasil sensus dapat menggambarkan kondisi ekonomi yang sebenarnya.

Baca Juga: Roadshow Duta Baca, Gol A Gong Perkuat Budaya Literasi di Brebes

“Kami juga mendorong adanya kolaborasi dan sinergi antara BPS, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk melalui sistem monitoring berbasis dashboard secara real time guna memastikan kualitas data,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pemalang, Teguh Iman Santoso, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Menurutnya, sensus tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat basis data ekonomi nasional sekaligus memberikan gambaran terbaru mengenai perkembangan dunia usaha di Indonesia.

Model Bisnis Baru

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait